Penilaian Aset Biologis Sapi di PT APS Kabupaten Bandung Barat
M BASIS PRAWIRA, Wakhid Slamet Ciptono, M.B A., M.P.M., Ph.D.
2022 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini menemukan bahwa pendekatan biaya bermetode penjumlahan paling tepat digunakan untuk menilai aset biologis sapi potong di PT Andini Persada Sejahtera. Pendekatan ini menghasilkan nilai aset biologis sapi potong di PT Andini Persada Sejahtera sebesar Rp31.016.983.000,00. Nilai ini merupakan nilai yang paling mungkin digunakan untuk transaksi antara pembeli dan penjual sapi potong. Penilaian dengan menggunakan pendekatan data pasar bermetode perbandingan data pasar dan pendekatan biaya bermetode biaya reproduksi baru menghasilkan nilai yang saling mendekati untuk jenis sapi jantan besar dan betina besar dengan selisih 0,05% dan 0,43%. Kedua jenis sapi ini diimpor dalam keadaan sudah cukup besar dan tidak memerlukan waktu pemeliharaan yang lama sehingga kedua pendekatan tersebut dapat memberikan hasil yang saling mendekati. Penilaian aset biologis sapi potong menggunakan unit perbandingan harga per kilogram sapi hidup sebagai satuan untuk menimbang elemen perbandingan. Elemen perbandingan yang digunakan dalam penelitian ini adalah titik pengalihan hak, jarak perusahaan penggemukan sapi dengan RPH, pengeluaran yang dilakukan segera setelah pembelian, karakteristik fisik, syarat pembiayaan, kondisi penjualan, kondisi pasar, penggunaan dan limitasi, dan karakteristik ekonomi.
This study found that the cost approach using the summation method was the most appropriate for assessing the biological assets of beef cattle at PT Andini Persada Sejahtera. This approach resulted in the biological asset value of beef cattle at PT Andini Persada Sejahtera amounting to Rp31,016,983,000.00. This value is the most likely value used for transactions between buyers and sellers of beef cattle. The assessment using the market data approach using the market data comparison method and the cost approach using the new reproductive cost method resulted in close values for large bulls and large females with a difference of 0.05% and 0.43%. Both types of cattle are imported in a state that is quite large and does not require a long maintenance time so that the two approaches can give close to each other. The assessment of the biological assets of beef cattle uses the unit of price comparison per kilogram of live cattle as a unit to weigh the elements of comparison. The elements of comparison used in this study are the point of transfer of rights, the distance between the fattening company and the abattoir, expenses made immediately after purchase, physical characteristics, financing terms, sales conditions, market conditions, uses and limitations, and economic characteristics.
Kata Kunci : IPSAS 27, Animal Husbandry Department, Biological Assets, Fair Value