Laporkan Masalah

Hubungan antara jumlah obat yang diberikan dan ketaatan minum obat pasien rawat jalan usia lanjut peserta asuransi kesehatan di Polo Geriatri RS. Dr. Sardjito Jogjakarta

PERWITASARI, Dyah Aryani, Prof.Dr. Lukman Hakim, MSc.,Apt

2003 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Populasi penduduk usia lanjut semakin meningkat dari tahun ke tahun, demikian juga dengan umur harapan hidupnya. Meskipun perkembangan ilmu kesehatan semakin pesat, sehingga banyak penyakit yang sudah ditemukan obatnya, namun terapi pada pasien usila tetap membutuhkan perhatian tersendiri. Perubahan fungsi fisiologis dan menurunnya kemampuan kognitif dari para pasien usila, merupakan hal yang harus dipertimbangkan dalam memberikan peresepan. Multi patologis, perubahan farmakokinetika dan farmakodinamika pada pasien usila memacu timbulnya polifarmasi, Adverse Drug Reaction, dan interaksi obat. Ketaatan pasien usila juga mempengaruhi keberhasilan terapi. Ketaatan pasien usila dipengaruhi oleh banyak faktor yang mungkin berhubungan dengan kemampuan kognitif yang semakin menurun Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara jumlah obat yang diterima oleh pasien usila dengan ketaatan pasien, dan juga untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketaatan tersebut. Penelitian dilakukan di Poli Geriatri R.S. Dr. Sardjito, Jogjakarta pada 102 pasien yang mendapat obat 3 golongan obat atau lebih dan secara rutin satu bulan sekali kontrol . Pasien dikelompokkan menjadi 3 kelompok umur, yaitu 60-74 tahun, 74-84 tahun, dan 85 tahun ke atas. Jumlah obat yang diperoleh dan macam obatnya dihitung, kemudian dihitung sisa obat pada akhir bulan. Hasil penelitian diuji dengan Regresi-Korelasi taraf kepercayaan 95 %. Berdasarkan uji korelasi didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan antara jumlah obat yang diterima pasien usila dengan ketaatannya, dan juga tidak ada hubungan antara jumlah golongan obat dengan persentase pasien yang taat. Dari hasil wawancara, diketahui faktor yang mempengaruhi ketaatan tersebut antara lain adanya penyuluhan yang diadakan rutin satu bulan sekali oleh pihak rumah sakit, adanya faktor pendukung Asuransi kesehatan, dan pihak keluarga yang ikut berpartisipasi dalam menyiapkan obat yang akan diminum oleh pasien.

The increasing size of geriatric population goes with the increasing of their life expectancy. Treatment of the elderly patients presents a physician with a great challenge because of their respons to illnes may change with the alterations in physiological functions. Multipathologies and the alterations on pharmacokinetics and pharmacodynamics may be associated with polypharmacy, Adverse Drug Reactions, and drugs interactions. The elderly compliances may associate with therapeutic results. Poor compliance is often the results of cognitive impairment. The goal of this research is to explore the relationships between the number number of drugs which were given to geriatric outpatients and their compliance and to know the factors which can affect the compliance. The research was done at Poly Geriatry, Dr.Sardjito Hospital, Jogjakarta in 102 patients obtained 3 or more drugs, who visited to the hospital regularly. The patients were classified into 3 groups of age, i.e. 60-74 years, 75-84 years, and up to 85 years old. The total drug numbers were counted on the first day and the last day of a month. Analysis was carried out using Regression-Correlations (p=0.95). From the correlation test showed that there were no relationships between the drug numbers which were given to geriatric outpatients and their compliance. And there were no relationships between kinds of drug numbers and the persentation of the complied patients. Geriatric assessment, and other supporting factors like ASKES (Health Insurance) and the participation of family members during drug taking, in fact have improved the geriatric compliance.

Kata Kunci : Manajemen Obat, Pasien Askes, Jumlah Obat dan Ketaatan Minum Obat, number of drugs, geriatric, outpatient, compliance, health insurance, Poly Geriatry.

  1. S2-PAS-2002-DyahAryaniPerwitasari-abstract.pdf  
  2. S2-PAS-2002-DyahAryaniPerwitasari-bibliography.pdf  
  3. S2-PAS-2002-DyahAryaniPerwitasari-tableofcontent.pdf  
  4. S2-PAS-2002-DyahAryaniPerwitasari-title.pdf