Alunan Demokrasi Generasi Digital: Karya Musik BTS dan Aktivisme ARMY dalam Black Lives Matter 2020
FADHIL MAULANA, Treviliana Eka Putri, M. IntSec
2022 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALAksi Black Lives Matter merupakan aksi nirkekerasan yang penting di Amerika Serikat pada tahun 2020, di mana berbagai kelompok masyarakat turut andil dalam membawakan isu tersebut, terutama kelompok anak muda. Salah satu kelompok yang paling disoroti pada gerakan tersebut adalah komunitas penggemar dari musisi BTS, yang disebut sebagai ARMY. Komunitas ini menggunakan retorika yang berasal dari karya musisi yang mereka gemari tersebut, sehingga mereka dapat menginisiasi kampanye Match A Million, sebuah gerakan yang bertujuan mendukung aksi Black Lives Matter dengan mendonasikan dana sebesar satu juta USD, yang mana BTS sebelumnya juga turut mendonasikan dengan jumlah yang sama. Penelitian ini mendalami proses dari pembentukan retorika yang ada di dalam karya musik BTS yang mendorong komitmen dari komunitas ARMY untuk menginisiasi kampanye Match A Million. Penelitian ini menggunakan konsep music writ large, yang mana menjabarkan karya musik sebagai media bagi musisi untuk membawakan isu-isu sosial dan politik kepada para pendengarnya. Penelitian ini menemukan bahwa BTS menggunakan karya mereka untuk meningkatkan kesadaran penggemarnya terhadap isu-isu sosial dan politik di sekitar mereka, sehingga memicu komunitas ARMY untuk menyusun kampanye Match A Million. Pembahasan problematika sosial di dalam musik BTS menyebabkan komunitas ARMY menggunakan retorika tersebut guna mempengaruhi sesama penggemar dan membangun komitmen mereka dalam aktivisme dalam gerakan Black Lives Matter.
Black Lives Matter Movement has become an important nonviolent action for the United States in 2020, which many communities, especially the youth, took part in carrying racism issues. The most highlighted community in this movement is ARMY, the fandom of musician group BTS. This community used rhetoric which originated from BTS music, so that they could initiate the Match A Million campaign, a movement conducted by ARMY community to support the Black Lives Matter Protests by donating one million USD, which also the same amount BTS donated to the protests before. This research will explore the making process of rhetoric from BTS music which supported the commitment of ARMY to initiate the Match A Million campaign. The concept of music writ large will be analyzed as the basis of this research, which explains music as a medium for musicians to deliver social and political issues to their listeners. This research found that BTS was using their music to raise awareness of their fans towards social and political problems around them, so that they could trigger the ARMY community to establish the Match A million campaign. Social and political problems discussed in BTS music led ARMY community to use the rhetoric in order to affect other fans of BTS and build their commitment in Black Lives Matter activism.
Kata Kunci : Musik, Demokrasi, Anak Muda, Amerika Serikat, Black Lives Matter