Laporkan Masalah

Of Rupa and Fana: Menelusuri Pandangan Dunia Orang Hitu, Maluku, Lewat Pataniti

FAHMI SIRMA PELU, Dr. Sailal Arimi, M.Hum.

2022 | Skripsi | S1 BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

Orang Hitu merupakan entitas sosiokultural yang menempati sebagian besar wilayah utara Pulau Ambon. Semenanjung ini menghadirkan keberagaman praktek kebahasaan dan kebudayaan yang didorong oleh karakteristik Kepulauan Maluku sebagai batas, melting pot, ruang transisi, dan ruang integrasi. Karakteristik ini membawa implikasi lebih luas pada bangunan pandangan dunia orang Hitu. Mantra Hitu atau pataniti merupakan salah satu praktek kebahasaan dan kebudayaan yang menghadirkan implikasi dari karakteristik tersebut. Artikel ini berupaya menelusuri pandangan dunia orang Hitu melalui pataniti dengan mengkaji fungsi dan struktur pataniti, makna indeksikal pada indeks nama tokoh yang muncul dari teks pataniti dalam berbagai varian bahasa yang digunakannya, dan diskursus pataniti sebagai praktek kebahasaan dan kebudayaan lokal pada rel kajian bahasa dan budaya di Kepulauan Maluku kini. Penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan dunia orang Hitu mengenai keperkasaan, karisma, dan kepercayaan spiritual ditandai dengan keberadaan indeks nama tokoh yang dibentuk melalui serangkaian proses sosiohistoris dalam kebudayaan Islam, dan kebudayaan Hitu. Selain itu, artikel ini juga menemukan bahwa pataniti sebagai praktek bahasa dan budaya lokal sejatinya dibentuk melalui proses pertukaran dan pertemuan nilai yang inklusif dari berbagai kebudayaan di luar Kepulauan Maluku.

Hitu people is the sociocultural entity that lives in the larger part of the north coast of Ambon Island. This coastal part of the island shows the diversity of cultural and language practices that are shaped by the characteristic of Maluku islands as a boundary, melting pot, transitional zone, and integration space. This characteristic impacts in a wider sense in the matter of establishing Hitu's worldview. The Hitu mantra or pataniti is one of their cultural and language practice that shows the implication from such characteristics. The article explores Hitu's worldview by analyzing the function and structure of the pataniti, indexical meaning of the figure's names appear on the text in various languages used, and the discourse of the pataniti as the cultural and language practice in line with today culture and language discourse in the Maluku islands. The article shows that the Hitu's worldview through powers, charisma, and spiritual belief marked with the existence of the index of figure's names established by the complex sociohistorical process in Islamic and Hitu culture. Moreover, the article also finds that pataniti as the local culture and language practice is shaped by the process of inclusive value exchange and contact from various cultures outside the Maluku islands.

Kata Kunci : Kepulauan Maluku, pataniti, mantra, linguistik antropologi, pandangan dunia

  1. S1-2022-415037-abstract.pdf  
  2. S1-2022-415037-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-415037-title.pdf  
  4. S1_2022_415037_tableofcontent.pdf