Laporkan Masalah

Strategi Pengelolaan Pariwisata Kawasan Kota Tua Jakarta di Masa Pandemi Covid-19

INDRI, Prof. Drs. Heddy Shri Ahimsa-Putra, M.A., M.Phil., Ph.D.; Prof. Dr. Sudarmadji, M.Eng.Sc.

2022 | Tesis | Magister Kajian Pariwisata

Di akhir tahun 2019 industri pariwisata mengalami bencana pandemi COVID-19 yang mengakibatkan menurunnya jumlah wisatawan secara drastis, seperti yang terjadi di Kawasan Kota Tua Jakarta. Berbagai kebijakan dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah terkait dengan upaya pengelolaan pariwisata di masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi pengelolaan pariwisata di masa pemulihan pandemi COVID-19 di Kawasan Kota Tua Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskripsi analisis. Menggunakan teori implementasi dan evaluasi kebijakan untuk menjawab pertanyaan penelitian, dan hasil penelitian membagi ke dalam beberapa tema besar kebijakan yaitu Kebijakan Penanganan dan Pencegahan COVID-19, Kebijakan Pengalihan (Refocusing) Anggaran, Kebijakan Sumber Daya Manusia/Pegawai Internal, Kebijakan Pemasaran/Promosi Pariwisata, Kebijakan Apresiasi (Reward) dan Sanksi (Punishment), Kebijakan Buka Tutup, dan Sosialisasi Kebijakan. Kebijakan-kebijakan yang diimplementasikan di Kawasan Kota Tua Jakarta bersifat turunan atau sesuai birokrasi tata cara perundang-undangan, dimulai dari kebijakan yang dibuat oleh pimpinan tertinggi (Gubernur) sampai dengan yang kebijakan terendah (Kepala Dinas Teknis). Sistem Pemantauan yang sudah ada di DKI Jakarta (CRM dan Jaki) dapat dimanfaatkan pada masa pandemi COVID-19 dikarenakan sistemnya yang sudah online dan diperjalanan Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta memiliki peranan yang penting sebagai instansi yang mengkoordinatori pengelolaan pariwisata di kawasan ini. Namun lembaga tersebut membutuhkan kewenangan yang lebih luas guna merespon cepat atas masalah yang terjadi. Serta perlunya Standart Operasional Prosedur (SOP) dalam upaya mitigasi bencana bidang pariwisata, khususnya di Kawasan Taman Fatahillah guna menghadapi bencana di masa yang akan datang. Dibukanya kembali pada bulan Oktober 2021 sebagai bukti bahwa kebijakan yang diterapkan di Kawasan Kota Tua berjalan dengan baik.

By the end of 2019, most of tourism industries were collided because COVID-19 pandemic, decreasing its visitors drastically. Same situation happened in Kawasan Kota Tua Jakarta. Many policies on regulating tourism during the time of pandemic were issued by central and local government. This research has purpose on gaining knowledge from effectiveness of this emergency policies. This research was conducted in qualitative methods with analytical descriptive approach. Using implementation theory and policy evaluation to answer research questions, and research results divide into several major policy themes, namely COVID-19 Handling and Prevention Policy, Budget Refocusing Policy, Human Resources/Internal Employee Policy, Marketing/Tourism Promotion Policy, Appreciation (Reward) and Sanctions (Punishment) Policy, Open Close Policy, and Policy Outreach. The policies implemented in the Old City area of ��Jakarta are derivative or in accordance with bureaucratic statutory procedures, starting from policies made by the highest leadership (Governor) to the lowest policy (Head of Technical Service Goverment). The existing monitoring system in DKI Jakarta (CRM and Jaki) can be utilized during the COVID-19 pandemic because the system is already online and along the time Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta has an important role as the agency that coordinates tourism management in this area. However, these institutions need broader authority to respond quickly to problems that occur. The need for Standard Operating Procedures (SOP) in disaster mitigation efforts in the tourism sector, especially in the Fatahillah Park area to deal with future disasters. Reopen in October 2021 as evidence that the policies implemented in Kawasan Kota Tua Jakarta are running well.

Kata Kunci : Kata kunci: Strategi pengelolaan pariwisata, bencana pandemi COVID-19, Kawasan Kota Tua Jakarta.

  1. S2-2022-450036-abstract.pdf  
  2. S2-2022-450036-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-450036-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-450036-title.pdf