Laporkan Masalah

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pelayanan Rumah Sakit untuk Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

FARABY I A, Dr. Diah Ayu Puspandari, Apt, M. Kes, MBA

2022 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar belakang : Sebanyak 10 juta penduduk Indonesia menderita Diabetes Melitus pada tahun 2015 atau meningkat 9.8% dibandingkan tahun 2014, menempatkan Indonesia sebagai negara nomor tujuh jumlah penderita Diabetes Melitus terbanyak di dunia. Pemerintah berupaya untuk memberikan akses pelayanan Kesehatan dengan mengimplementasikan program JKN. Implementasi kebijakan JKN diharapkan dapat meningkatkan akses dan pemanfaatan bagi pasien DM tipe 2 untuk melakukan kunjungan ke fasilitas kesehatan. Setelah pertama kali JKN diimplementasikan sejak tahun 2014, belum ada yang melihat bagaimana pemanfaatan peserta JKN untuk pelayanan kesehatan, khususnya dengan pasien DM tipe 2. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan data Sekunder dari Data Sampel BPJS Kesehatan Tahun 2015-2020 dengan desain penelitian cross-sectional. Selanjutnya data akan diolah menggunakan STATA 14. Hasil analisis adalah deskripsi karakteristik pasien beserta jumlah kunjungan di 5 regional. Hasil : Jumlah kunjungan DM tipe 2 terbanyak di FKRTL masih didominasi oleh regional 2 yaitu Jawa dan Kepulauan Sunda Kecil sebanyak 607.149 kunjungan (71,93%). Proporsi terbanyak kunjungan dengan diagnosis primer DM tipe 2 terdapat pada jenis kelamin perempuan dengan jumlah kunjungan sebanyak 514.219 kunjungan (60,93%) dengan usia terbanyak terdapat pada kategori pra-lansia yakni antara >44-64 tahun yaitu 508.941 kunjungan (60,30%), dan mayoritas adalah dari segmen peserta PBPU (33,80%) Kesimpulan : Proporsi jumlah kunjungan pasien DM tipe 2 di FKRTL dipengaruhi oleh karakteristik dan akses pelayanan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk benar-benar mengetahui hubungan antar variabel.

Background :More than 10 millions contract Diabetes Mellitus disease in 2015 or 9,8% more than 2014, and placed Indonesia as a 7th country with most Diabetes Melitus patient in the world. The government still trying to give people healthcare access with implpementing JKN program. The government hope JKN policy implementation will give more access and utilization for type 2 diabetes mellitus patient to visit healthcare facility. After first implementation of JKN policy in 2015, there is still not much to see how the utilization of JKN users fare dor Healthcare services, especially on type 2 diabetes mellitus. Methods : This study is an analytical observational study using secondary data drom Data Sampel BPJS Kesehatan Tahun 2015-2020 with cross-sectional study design. Afterward, the data will be analyzed using STATA 14. The result will be description of patient�s characteristics and sum of visit at 5 region. Result : Most number of type 2 DM hospital visits still dominated by region 2, which are Java and small Sunda Archipelago with 607.149 visit (71.93%). The biggest proportion of type DM primary diagnosis visit is female gender with sum of visits 514.219 (60,93%) and most visits falls to pre-elderly age cathegory that is between >44 to 64 years old with 508.941 visit (60,93%). Most of them is from PBPU cathegory (33.80%) Kesimpulan : Proportion of type 2 DM sum of visits in hospital affected by patient�s characteristic and healthcare access. It is still need more research to know what is the relation between variables.

Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Jaminan Kesehatan Nasional, Utilisasi

  1. S2-2022-448464-abstract.pdf  
  2. S2-2022-448464-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-448464-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-448464-title.pdf