Obesitas dan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Wanita Indonesia (Analisis Riskesdas 2018)
PUJI AMALLIYAH, Martalena Br Purba, MCN, Ph.D ; Dr. Drs. Abdul Wahab, MPH
2022 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATLatar Belakang: Diabetes menyumbang 74% kematian di dunia bersama dengan penyakit tidak menular lainnya. Salah satu faktor risiko DM adalah obesitas. Dilihat dari distribusi lemak tubuh serta pengaruh hormon seks, wanita lebih berisiko menderita DM. Tujuan: Mengetahui hubungan obesitas dan obesitas sentral dengan kejadian DM Tipe 2 pada wanita Indonesia serta faktor lain yang mempengaruhi hubungan keduanya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan data sekunder kuantitatif yaitu Riskesdas Indonesia tahun 2018. Subjek penelitian merupakan wanita berusia 19-59 tahun. Analisis data yang digunakan adalah chi-square dan regresi logistik. Hasil: Terdapat hubungan antara obesitas, obesitas sentral, umur, aktivitas fisik, kesehatan mental emosional serta konsumsi buah sayur dengan kejadian DM Tipe 2 pada wanita Indonesia (p-value<0.05). Pada analisis multivariabel diketahui terdapat hubungan antara obesitas dan obesitas sentral dengan DM setelah dikontrol variabel lainnya (OR-adjusted obesitas: 1,09; 95% CI: 1.00, 1.19 dan OR-adjusted obesitas sentral: 1,68; 95% CI: 1.53, 1.85). Wanita obesitas sentral pada usia remaja memiliki peluang tertinggi untuk terkena DM Tipe 2 (2,85 kali) dibandingkan kelompok usia lainnya. Kesimpulan: Obesitas dan obesitas sentral merupakan faktor risiko kejadian DM Tipe 2 pada wanita Indonesia.
Background: Diabetes contributes for 74% of deaths in the world along with other non-communicable diseases. One of the risk factors for DM is obesity. Based on the distribution of body fat and the influence of sex hormones, women are more at risk to DM. Objective: To determine the relationship between obesity and abdominal obesity with the incidence of Type 2 DM in Indonesian women and other factors that influence the relationship between them. Methods: This study used a cross-sectional design with quantitative secondary data, namely Riskesdas Indonesia in 2018. This research subjects are women aged 19-59 years. The data analysis used chi-square and logistic regression. Results: There were relationship between obesity, abdominal obesity, age, physical activity, emotional mental health, and consumption of fruit and vegetables with Type 2 DM in Indonesian women (p-value <0,05). In the multivariable analysis, it was found that there were relationship between obesity and abdominal obesity with DM after controlling for other variables (OR-adjusted obesity: 1.09; 95% CI: 1.00, 1.19 and OR-adjusted abdominal obesity: 1.68; 95% CI: 1.53, 1.85). Centrally obese women adolescent has the highest chance of developing Type 2 DM (2.85 times) than other age groups. Conclusion: Obesity and central obesity are risk factors for the incidence of Type 2 Diabetes in Indonesian women.
Kata Kunci : Diabetes Melitus, Obesitas, Obesitas Sentral, Wanita, Indonesia/ Diabetes Mellitus, Obesity, Abdominal Obesity, Women, Indonesia