Laporkan Masalah

Analisis perfomance expectation GAP antara public servants dengan direct users kantor pemadam kebakaran di Daerah Istimewa Yogyakarta

MAHSUN, Mohamad, Drs. Harnanto, M.Soc.Sc

2003 | Tesis | S2 Akuntasi

Sistem pengukuran kinerja didesain untuk memonitor pelaksanaan rencana rencana organisasi dan menentukan keberhasilan pencapaian rencana tersebut. Pengukuran kinerja juga rnempunyai peran yang besar dalam fungsi nianajeral terutarna pengendalian internal dalam rang/ca menjaniin bahwa organisasi di- manage untuk memenuhi kepentingan semua stakeholder. Untuk memperbaiki sistem pengukuran kinerja dan sistern akuntabilitas publik maka indikator finansial dan non finansial seharusnya dikenzbangkan untuk organisasi sektor publik terutarna pada semua area fungsional pemerintah daerah, misalnya lembaga kepolisian, lembaga pendidikan, kesehatan, sanitasi, transportasi publik, kantor pernadam kebakaran dan sebagainya. Penelitian ini memfokuskan pada identifikasi performance expectation gap antara public servants kantor pemadani kebakaran (KPK) dengan direct users-nya (masyarakat yang mengalami musibah kebakaran dan mendapat pertolongan KPK). Hash penelitian menunjukkan adanya expectation gap antara public servants den gan direct users dalam memahami indikator-indikator kinerja KPK. Untuk mengurangi gap tersebut maka seharusnya indikator kinerja didesain secara komprehensf meliputi aspek input, output, outcome, manfaat dan dampak. Value for money, best value performance dan balanced scorecard system dapat digunakan untuk men gukur semua aspek kinerja tersebut dengan niodijìkasi tertentu.

Performance measurement systems are designed to monitor the implementation of an organization‘s plans and determine when the plans are unsuccessful. Performance measures also have a signijhcant role in mãnagerial or internal control, in ensuring that organizations are managed in the best interest of all stakeholders. To improve performance measurement systems and accountability to different stakeholders, financial and non-financial indicators should be developed for sector public organizations, particularly for all functional areas of a municipality (police, education, health, sanitation, public transit, fire, etc.). This study focuses on performance expectation gap between public servants of municipal fire departments ‘with their direct users. There are an expectation gap between public servants and direct users in understanding the performance indicators offire departments. To decreased it, the performance indicators should based input, output, outcome, benefit, and impact aspects. Value for money, best value performance and balanced scorecard approach has achieved widespread recognition as measuring all aspects ofperformance.

Kata Kunci : Manajemen Perusahaan,Kinerja,Performance Expectation Gap, performance indicators, public servants, direct users, input, output, outcome, benefit, and impact

  1. S2-PAS-2003-Mohammad_Mahsun-abstract.pdf  
  2. S2-PAS-2003-Mohammad_Mahsun-bibliography.pdf  
  3. S2-PAS-2003-Mohammad_Mahsun-tableofcontent.pdf  
  4. S2-PAS-2003-Mohammad_Mahsun-title.pdf