Adaptive
YUSRI YAHYA, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A.
2022 | Skripsi | S1 ARSITEKTURLokananta merupakan sebuah warisan dalam perkembangan produksi musik di Indonesia. Dahulu dikenal sebagai tempat produksi dengan peralatan canggih pada jamannya. Lokananta sekarang menjadi cagar budaya dengan warisan bentuk bangunan gaya arsitektur era kolonial dan koleksi hasil produksi rekaman Studio Lokananta. Meskipun begitu, Lokananta terkesan kurang hidup dengan kegiatan yang cukup monoton dan fasilitas hanya bisa diakses oleh kalangan tertentu saja. Kebutuhan ruang untuk kegiatan latihan para musisi belum terpenuhi dengan baik. Fasilitas yang ada hanya dapat mengakomodir kelompok orang tertentu saja. Padahal di Kota Solo terdapat berbagai bentuk kelompok seni terutama bidang musik. Keberadaan mereka dapat membawa dampak positif pada kegiatan pertunjukan dan mempengaruhi jumlah wisatawan. Sehingga Lokananta dikembangkan untuk memenuhi kegiatan latihan musik.Pada Lokananta dilakukan pengkajian tertutama nilai signifikansi. Selain itu dilakukan studi literatur dan preseden ruang latihan musik. Kemudian dilakukan analisis kebutuhan ruang dan bangunan yang digunakan untuk penyusunan konsep diakhir. Lokananta digambarkan sebagai ruang tumbuh bagi para musisi untuk dapat terus berkembang. Diharapkan seperti sungai yang mengalir, dengan melengkapi fasilitas maka para musisi dapat tumbuh dengan baik. Lokananta juga diharapkan dapat melanjutkan perjalannya sebagai saksi terciptanya karya yang menakjubkan.
Lokananta is a legacy in the development of music production in Indonesia. Formerly known as a place of production with sophisticated equipment in its era. Lokananta is a cultural heritage with a legacy of colonial-era architectural style buildings and collection of recordings produced by Studio Lokananta. Lokananta has activities that are quite monotonous and also facilities can only be accessed by certain group. Space requirements for musicians' practice activities have not been met properly. Existing facilities can only accommodate certain groups of people. Whereas in the city of Solo there are various forms of art groups, especially in the field of music. Their presence can have a positive impact on performance activities and affect the number of tourists. Lokananta need to design to fulfill music training activities. Assessment was carried out in Lokananta, especially the significance value. In addition, literature studies and music practice room precedents were conducted. Then an analysis of the space and building requirements is carried out which is used for drafting the final concept. Lokananta is described as a growth space for musicians to continue to develop. It is hoped that like a flowing river, by completing the facilities, the musicians can grow well. Lokananta is also expected to continue his journey as a witness to the creation of amazing works.
Kata Kunci : musik, cagar budaya, ruang latihan