The Implementation of Pedulilindungi's Public Service Innovation Value under Mark Moore's Strategic Triangle Framework
ASHILA WIDA KIRANA, NURUL DWI PURWANTI, S.IP, MPA
2022 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIKCoronavirus Disease saat ini menjadi bahan diskusi ilmiah yang sedang berlangsung. Pada akhir 2019, virus menyebar ke seluruh dunia dengan cepat. Setiap negara memiliki kebijakan dan peraturan yang berbeda-beda untuk mengatasi virus tersebut. Kementerian Perhubungan bersama Kementerian Kesehatan, serta beberapa Badan Usaha Milik Negara, mengembangkan aplikasi cyber-surveillance, yaitu PeduliLindungi dan melacak jejak merupakan tujuan awal aplikasi tersebut diluncurkan. Belakangan ini perluasan penerapannya didukung oleh banyak pemangku kepentingan. Aplikasi PeduliLindungi kini memiliki berbagai fungsi, antara lain untuk mengintegrasikan bukti vaksin pengguna, dan diperlukan untuk bepergian dalam kota dan luar negeri. Berdasarkan metode desk study dan analisis isi dengan mengumpulkan data sekunder dari sumber yang kredibel, disimpulkan bahwa penelitian ini menganalisis bagaimana implementasi aplikasi PeduliLindungi sebagai inovasi pelayanan publik dalam kerangka segitiga strategis Mark Moore. Sebagai inovasi pelayanan publik, aplikasi PeduliLindungi berkembang menjadi salah satu layanan yang responsif karena urgensinya. Menurut strategic triangle framework dari Mark Moore, PeduliLindungi menuai kritik dari penggunanya namun berhasil menjadi produk inovasi layanan publik yang dinilai publik dengan mengedepankan kegunaannya bagi publik. Pada akhirnya, dengan penelitian lebih lanjut, pengembangan, dan tindakan yang memadai, pengembangan aplikasi PeduliLindungi yang pesat akan sangat memungkinkan.
Coronavirus Disease (COVID-19) is currently an ongoing subject of scientific discussion. In late 2019, the virus spread throughout the world rapidly. Every country has various policies and regulations per each condition to overcome the virus. The Ministry of Communication along with the Ministry of Health, with several State-Owned Enterprises, developed a cyber-surveillance application, PeduliLindungi. Trace and track were mainly the objectives of the application. Later, the expansion of its application was supported by many stakeholders. PeduliLindungi application now has various functions, including integrating users' proof of vaccines, and is required for travelling in town and abroad. Based on a desk study and content analysis method by gathering secondary data from eligible sources, it concluded that this research analyses how the implementation of the PeduliLindungi application as public service innovation under Mark Moore's strategic triangle framework. As a public service innovation, the PeduliLindungi application has evolved to be one responsive service due to its urgency. According to Mark Moore's strategic triangle framework, PeduliLindungi faces criticism from its users yet manages to become a product of public service innovation that the public values by advancing its utility for the public. Ultimately, with further research, development, and sufficient action, the expansion of the PeduliLindungi application is inevitable.
Kata Kunci : public service innovation, digital surveillance application, PeduliLindungi, strategic triangle