Laporkan Masalah

PERAN KEPEMIMPINAN PEMBERDAYAAN TERHADAP PERILAKU PENARIKAN DIRI DENGAN KOMITMEN AFEKTIF SEBAGAI MEDIATOR PADA KARYAWAN KEDAI KOPI DI YOGYAKARTA

Fatimah Trihani Astuti, Diah Wulandaru

2022 | Skripsi | S1 MANAJEMEN

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh langsung kepemimpinan pemberdayaan terhadap perilaku penarikan diri, dan bertujuan untuk menganalisis pengaruh tidak langsung antara kepemimpinan pemberdayaan terhadap perilaku penarikan diri dengan komitmen afektif sebagai variabel moderator pada karyawan kedai kopi di Yogyakarta. Sampel yang digunakan adalah karyawan kedai kopi dengan jumlah 100 karyawan. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Lemeshow. Metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner secara daring yang menggunakan five point likert scale. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan structural equation modeling menggunakan aplikasi SmartPLS 3. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan pemberdayaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku penarikan diri, dan komitmen afektif tidak dapat memediasi pengaruh negatif pemimpin pemberdayaan terhadap perilaku penarikan diri. Kata kunci: kepemimpinan pemberdayaan, komitmen afektif, perilaku penarikan diri.

The purpose of this study is to analyze the direct effect of empowering leadership on withdrawal behavior, and aims to analyze the indirect effect of empowering leadership on withdrawal behavior and affective commitment as a moderating variable for shop employees coffee in Yogyakarta. The sample used is coffee shop employees with a total of 100 employees. Determination of the number of samples using the Lemeshow formula. The method of data collection is through the distribution of online questionnaires using a five-point Likert scale. The data analysis method used in this study is structural equation modeling using the SmartPLS 3 application. The results of the analysis show that empowering leadership has a negative and significant effect on withdrawal behavior, and affective commitment cannot mediate the negative influence of empowering leadership on withdrawal behavior. Keywords: empowering leadership, affective commitment, withdrawal behavior.

Kata Kunci : kepemimpinan pemberdayaan, komitmen afektif, perilaku penarikan diri.

  1. S1-2022-379335-abstract.pdf  
  2. S1-2022-379335-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-379335-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-379335-title.pdf