ANALISIS IMPLEMENTASI STRATEGI INTEGRASI VERTIKAL PT XYZ INDONESIA DALAM INDUSTRI ALAT KESEHATAN PADA ERA PENINGKATAN KOMPONEN DALAM NEGERI
RAKA SUKMANA ARDI, Bapak Rusdi Akbar, M.Sc., Ph.D., CMA., Ak., CA.,
2022 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Indonesia memiliki jumlah penduduk yang terus bertambah dari tahun ke tahun, hal ini membuat pemerintah Indonesia berusaha untuk meningkatkan jumlah fasilitas kesehatan baik puskesmas hingga rumah sakit secara kontinu. Kehadiran alat kesehatan saat ini menjadi faktor penting agar pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik. Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia menjadikan negara menghadapi fase krisis, khususnya pada sektor kesehatan. Pemerintah Indonesia mengambil tindakan dengan mengeluarkan kebijakan peningkatan nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) pada industri alat kesehatan Indonesia untuk dapat memenuhi kebutuhan alat kesehatan di dalam negeri. Kebijakan ini mengharuskan fasilitas kesehatan milik pemerintah untuk membeli alat kesehatan yang sudah diproduksi lokal. Disisi lain kebijakan ini berdampak kurang baik pada perusahaan penyedia alat kesehatan impor terutama untuk mereka yang membidik pasar fasilitas kesehatan milik pemerintah. PT XYZ Indonesia adalah salah satu perusahaan penyedia alat kesehatan milik asing (PMA) dimana pasar pemerintah menjadi pelanggan terbesar. Strategi integrasi vertikal dilakukan untuk menanggapi kebijakan TKDN yang dikeluarkan pemerintah Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan PT XYZ Indonesia memilih strategi integrasi vertikal dengan cara membangun pabrik di Indonesia, serta menyimpulkan keunggulan kompetitif yang didapatkan setelah melaksanakan strategi yang sudah dipilih untuk bersaing dari para kompetitornya. Hasil penelitian menunjukan PT XYZ Indonesia memiliki permodalan yang kuat dan diperlukannya menjaga informasi penting terkait produk yang dimiliki menjadi alasan utama mengapa memilih strategi integrasi vertikal dengan membuat pabrik alat kesehatan di Indonesia. Dengan memilih strategi tersebut, PT XYZ Indonesia mendapatkan tambahan 3 keunggulan kompetitif baru yang berkelanjutan yaitu produsen lokal, harga kompetitif dan early mover advantages.
Indonesia has a population that continues to grow from year to year, this makes the Indonesian government strive to continuously increase the number of health facilities, both public health centers and hospitals. The presence of medical devices is currently an important factor therefore health services can run well. The Covid-19 pandemic that hit Indonesia has made the country face a crisis phase, especially in the health sector. The Indonesian government took action by issuing a policy to increase the value of TKDN (Domestic Component Level) in the Indonesian medical device industry to be able to meet the needs of domestic medical devices. This policy requires government-owned health facilities to purchase medical devices that have been produced locally. On the other hand, this policy has an unfavorable impact on companies providing imported medical devices, especially for those who target the market for government-owned health facilities. PT XYZ Indonesia is one of the foreign-owned medical equipment provider companies where the government market is the largest customer. The vertical integration strategy was implemented in response to the TKDN policy issued by the Indonesian government. The purpose of this study was to find out the reason why PT XYZ Indonesia chose a vertical integration strategy by building a factory in Indonesia, and to conclude the advantages achieved after implementing the chosen strategy to compete with its competitors. The results show that PT XYZ Indonesia has a strong capital and the need to maintain important information related to its products is the main reason to choose a vertical integration strategy by creating a medical device factory in Indonesia.by creating a medical device factory in Indonesia. By choosing this strategy, PT XYZ Indonesia gains 3 new sustainable competitive advantages, namely local producers, competitive prices and early mover advantages.
Kata Kunci : Peraturan Pemerintah, TKDN, Industri Alat Kesehatan, Strategi Integrasi Vertikal, Sumber Daya dan Kapabilitas, Keunggulan Kompetitf