Laporkan Masalah

KISAH JAKA SEMANGUN DALAM NASKAH SERAT IJEMAH JAMAL PUPUH I-IV KOLEKSI PERPUSTAKAAN BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA YOGYAKARTA (SUNTINGAN TEKS, TERJEMAHAN, DAN PERBANDINGAN TEKS)

PRAMITA WARDHANI, Arsanti Wulandari, S.S., M.Hum.; Nurmalia Habibah, S.S., M.A.

2022 | Skripsi | S1 SASTRA JAWA

Skripsi ini merupakan hasil kajian filologi terhadap teks Jaka Semangun dalam naskah Serat Ijemah Jamal yang tersimpan di Perpustakaan Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta dengan kode koleksi S.59. Selanjutnya teks JS dibandingkan dengan teks SJS kode koleksi NR 261 milik Perpustakaan FIB UI. Kedua teks tersebut ditulis dalam aksara Jawa, dan bahasa Jawa dalam bentuk tembang macapat. Kajian ini menyajikan suntingan teks, terjemahan, dan perbandingan teks. Suntingan teks disajikan menggunakan metode edisi kritis. Penerjemahan teks dilakukan dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia dengan menggunakan metode kombinasi, yaitu penerjemahan kata demi kata, dan harfiah. Sedangkan perbandingan teks dilakukan pada tembang, carita, dan tembung. Teks JS pupuh I-IV berisi tentang perjalanan hidup Jaka Semangun putra Khalid Bin Walid. Jaka Semangun lahir dalam keluarga kafir Quraisy. Kelahirannya membuat kedua orang tua dan orang-orang di sekitarnya masuk Islam. Ia lahir sebagai bentuk anugerah atas kedermawanan Khalid Bin Walid. Semangun diberikan kekuatan luar biasa yang berbeda dari anak-anak lain seusianya. Semangun unggul karena ia diutus untuk membantu Nabi Muhammad dalam memberantas orang-orang kafir Quraisy. Abu Jahal yang mengetahui kelahiran Semangun kemudian berniat untuk membunuhnya karena tidak ingin ada yang membasmi kaum Quraisy. Perbandingan teks JS dan SJS pada tembung menunjukkan adanya variasi tembung yang memiliki makna sama dan variasi nama pemrakarsa. Teks JS dan SJS memiliki tembang dan juga inti cerita yang sama.

This undergraduate thesis is the result of a philological study of Jaka Semangun text in the Serat Ijemah Jamal manuscript which is stored in Perpustakaan Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta (BPNB DIY) with S. 59 as collection code. Furthermore, the text of Jaka Semangun is compared with the text of Seat Jaka Semangun collection code NR 261 belonging to the Faculty of Humanities Library in Universitas Indonesia. Both texts are written in Javanese script and Javanese language in the form of tembang macapat. This study presents the text edition, translation, and comparisons JS text with SJS. The text edition are presented using the critical edition method. The translation of the text is carried out from Javanese to Indonesian using a combination method, namely word by word, literal, and free translation. The text comparison is done on tembang, carita, tembung. The text of JS pupuh I-IV contains the life journey of Jaka Semangun, the son of Khalid Bin Walid. Jaka Semangun was born in a Quraysh pagan family. His birth made both parents and people around him converted to Islam. He was born as a form of grace for the generosity of Khalid Bin Walid. Semangun is given extraordinary powers, which are different from other children in his age. Semangun excels because he was sent to assist the Prophet Muhammad in eradicating the Quraysh community. His birth was known to Abu Jahal, a Quraysh leader who then wanted to kill him because this one didn't want anyone to eradicate the Quraysh community. Comparison of JS and SJS texts on tembung shows that there are variations in tembung which have the same meaning and and variations of the name of the initiator. JS and SJS texts have similar tembang and storylines.

Kata Kunci : Suntingan teks, Terjemahan, Perbandingan teks, teks Jaka Semangun pupuh I-IV.

  1. S1-2022-415069-abstract.pdf  
  2. S1-2022-415069-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-415069-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-415069-title.pdf