Penerapan Asas Itikad Baik dalam Perjanjian Pembiayaan Konsumen antara Debitur dengan PT Toyota Astra Financial Services Cabang Pekanbaru
AFNAN ACHMADIA, Annisa Syaufika Yustisia Ridwan, S.H, M.H.
2022 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian dalam penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana penerapan asas itikad baik dalam perjanjian pembiayaan konsumen pada PT Toyota Astra Financial Services Cabang Pekanbaru. Penelitian hukum ini juga bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis terkait dengan upaya penyelesaian yang ditempuh oleh pihak PT Toyota Astra Financial Services Cabang Pekanbaru dalam hal debitur melakukan wanprestasi. Penulisan hukum ini bersifat deskriptif dengan jenis penelitian normatif empiris. Penelitian normatif dilakukan dengan meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Penelitian empiris dilakukan untuk memperoleh data primer melalui penelitian lapangan dengan melakukan wawancara terhadap responden yang mendasarkan pada pedoman wawancara. Keseluruhan data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode kualitatif yang disajikan dalam bentuk deskriptif untuk menjawab pokok permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pertama, asas itikad baik subjektif dalam perjanjian pembiayaan konsumen ini telah diterapkan oleh kreditur dan debitur yang diwujudkan dengan adanya kejujuran dan saling keterbukaan dari para pihak. Namun, asas itikad baik objektif belum diterapkan oleh Debitur A dan Debitur B karena terdapat pelanggaran asas itikad baik berupa beberapa wanprestasi yang dilakukan oleh para debitur yang menyebabkan kerugian bagi pihak kreditur. Kedua, upaya penyelesaian oleh pihak kreditur didasarkan pada setiap periode keterlambatan pembayaran angsuran. Upaya penyelesaian tersebut berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
This research aims to examine and analyze how the implementation of good faith principle in consumer loan agreement at PT Toyota Astra Financial Services Pekanbaru. This legal research also aims to examine and analyze the settlement effort taken by PT Toyota Astra Financial Services Pekanbaru in case the debtor defaulted. The characteristic of this research is descriptive using empirical normative approach. The normative research is carried out by examining literature and secondary data. The empirical research is carried out by collecting primary data through field research by conducting interviews with respondents based on interview guidelines. The collected data is analyzed qualitatively and presented descriptively to answer the main problem. Based on the study conducted in this research, two conclusions can be drawn: First, the subjective good faith in this consumer loan agreement has been applied by creditor and debtors which indicated by honesty and transparency of the parties. However, the objective good faith has not been applied by Debtor A and Debtor B because there was a form of violation of the good faith principle in the form of several defaults committed by the debtors that caused loss to the creditor. Second, the settlement effort taken by the creditor is based on each period of delay in installment payment. The settlement effort is guided by the provision of the legislation.
Kata Kunci : Asas Itikad Baik, Perjanjian Pembiayaan Konsumen, Angsuran, Good Faith Principle, Consumer Loan Agreement, Installment