Laporkan Masalah

Konsumsi dan Tingkat Kepuasan Konsumen Jamu Tradisional di D.I Yogyakarta

AJI PANGAYOMAN, Arif Wahyu Widada, S.P., M.Sc. ; Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec ; Abi Pratiwa Siregar, S.P., M.Sc.

2022 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNIS

Pandemi Covid-19 mendorong masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan. Masyarakat melakukan tindakan pencegahan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satu produk yang dicari oleh masyarakat adalah jamu tradisional. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui perilaku konsumen jamu tradisional di D.I Yogyakarta, 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi jamu tradisional di D.I Yogyakarta, dan 3) mengetahui tingkat kepuasan konsumen jamu tradisional di D.I Yogyakarta. Penelitian ini di lakukan di D.I. Yogyakarta yang ditentukan secara purposive. Responden ditentukan melalui metode convenience sampling yaitu sebanyak 40 responden. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner digital. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui perilaku konsumsi jamu dengan mengidentifikasi jenis jamu, alasan mengkonsumsi, sumber pengaruh, waktu mengkonsumsi, frekuensi mengkonsumsi, lokasi membeli. Regresi linier berganda dilakukan untuk melihat pengaruh pendapatan rumah tangga, usia, harga jamu, dan karakteristik jamu terhadap konsumsi jamu tradisional. Skala likert digunakan untuk mengidentifikasi harapan dan kepuasan konsumen dalam mengkonsumsi jamu tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen jamu tradisional paling banyak mengkonsumsi jamu dengan jenis kunir asem dan dikonsumsi rata-rata 1 kali per minggu yang didapatkan dari pedagang jamu keliling. Faktor yang mempengaruhi peningkatan konsumsi jamu tradisional adalah harga, usia, dan rasa jamu tradisional. Tingkat kepuasan konsumen dalam mengkonsumsi jamu tradisional masuk ke dalam kriteria sangat puas dengan beberapa aspek yang harus ditingkatkan yaitu kebersihan kios, kebersihan penjual, dan rasa jamu tradisional.

The Covid-19 pandemic has made people become more aware of the importance of health. People take preventive measures to increase their body immunes. Traditional herbal medicine (THM) is one of the products that people are looking for. The goal of this study were: 1) to find out THM consumer's behavior in D.I Yogyakarta, 2) to find out the factors that influences the consumptions of THM in Yogyakarta, and 3) to determine satisfactory level of THM consumers in Yogyakarta. This research was conducted in D.I. Yogyakarta which was determined on purpose. Respondents were determined through the convenience sampling method for a total of 40 respondents. The data used are primary data that were obtained through digital questionnaires. Descriptive analysis was used to find out THM consumption behaviors by identifying THM types, consuming reasons, influence sources, the time of consumptions, consumption's frequency, and purchasing locations. Multiple linear regression was conducted to see the effects of household incomes, ages, herbal medicine's prices, and herbal medicine's characteristics for THM consumptions. The Likert scale is used to identify consumers' expectations and satisfactions in consuming THM. The results showed that consumers are mostly consumed the turmeric tamarind type and averagely consumed by 1 time per week that has been obtained from itinerant THM sellers. Prices, ages, and flavors are the factors that influences the increase of THM consumption. For consumer's satisfaction levels in consuming THM fall into the criteria of very satisfied, but with several aspects that must be improved, such as the stall's cleanliness, seller's own cleanliness, and herbal medicine's flavors.

Kata Kunci : kepuasan konsumen, konsumsi, jamu tradisional, CSI, IPA

  1. S1-2022-414732-abstract.pdf  
  2. S1-2022-414732-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-414732-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-414732-title.pdf