PENGEMBANGAN MASYARAKAT PAGUYUBAN SPEED BOAT SARANGAN DI OBJEK WISATA TELAGA SARANGAN
TIARA PUSPA R, Dr. Mohamad Yusuf, M.A.
2022 | Skripsi | S1 ANTROPOLOGI BUDAYAPenelitian ini berfokus pada implementasi paradigma people centered development dalam pengembangan masyarakat (community development) Paguyuban Speed Boat Sarangan di objek wisata Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis bentuk pengembangan masyarakat pada Paguyuban Speed Boat Sarangan, dilihat dari dua kategori yang berbeda, pengembangan tempat (place); Telaga Sarangan, dan pengembangan orang (people); Paguyuban Speed Boat Sarangan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif untuk mengembangkan konsep sensitivitas pada masalah yang dihadapi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan tidak terstruktur terhadap anggota Paguyuban Speed Boat Sarangan, dilengkapi dengan observasi partisipasi, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan integrasi antara dimensi kultural pengembangan masyarakat pada Paguyuban Speed Boat Sarangan dihasilkan melalui mitos dan pengalaman sejarah. Pengembangan masyarakat Paguyuban Speed Boat Sarangan merupakan sebuah pengembangan yang melibatkan nilai kultural masyarakat Sarangan dan terus disesuaikan dengan standar dan kadar kebudayaan mereka. Nilai budaya yang dipraktikkan oleh Paguyuban Speed Boat Sarangan dalam pengembangan masyarakat menunjukkan bahwa pedoman pengembangan yang mereka lakukan merupakan implementasi paradigma people centered development. Kebaruan penelitian ini telah mengungkapkan urban bias dari pemerintah dan mitra terhadap Paguyuban Speed Boat Sarangan dalam melaksanakan pengembangan masyarakat.
This research focuses on implementing the people centered development paradigm in the community development of Paguyuban Speed Boat Sarangan in Telaga Sarangan, Magetan, East Java. This research aims to identify and analyze community development in Paguyuban Speed Boat Sarangan from two different categories, place development; Telaga Sarangan, and people development; Paguyuban Speed Boat Sarangan. The method used is a qualitative research method to develop the concept of sensitivity to the problem at hand. The data collection method is carried out through structured and unstructured interviews of Paguyuban Speed Boat Sarangan, supplemented by participation observations, documentation, and literature studies. The results showed that the integration between the cultural dimensions of community development in Paguyuban Speed Boat Sarangan was produced through myths and historical experiences. Community development of Paguyuban Speed Boat Sarangan is a development that involves the cultural value of Sarangan society and continues to be adjusted to their cultural standards. The cultural values practiced by Paguyuban Speed Boat Sarangan in community development showed that the development guidelines they carry out are the implementation of the people centered development paradigm. The novelty of this research has revealed urban bias from the government and partners towards Paguyuban Speed Boat Sarangan in carrying out their community development.
Kata Kunci : Pengembangan Masyarakat, Paguyuban Speed Boat Sarangan, People Centered Development, Nilai Budaya.