Penerapan Asas Proporsionalitas dan Perlindungan Hukum Bagi Penjual dalam Perjanjian Grabfood oleh PT.Solusi Transportasi Indonesia (Grab) di Gondokusuman, Yogyakarta.
WILLIAM BAHARI S, Annisa Syaufika Yustisia Ridwan S.H., M.H.
2022 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan asas proporsionalitas dan bentuk perlindungan hukum bagi penjual apabila terjadi kerugian akibat malfungsi (error) aplikasi Grab dalam perjanjian jasa layanan grabfood oleh PT. Solusi Transportasi Indonesia di Gondokusuman, Yogyakarta. Dalam penelitian ini menggunakan 2 jenis penelitian yaitu penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer dengan pendekatan normatif-empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan metode analisis kualitatif-komparatif untuk membandingkan penerapan asas proporsionalitas dan perlindungan hukum terkait malfungsi aplikasi layanan grabfood dengan perturan perundang-undangan atau teori hukum yang terkait. Dari penelitian ini, diketahui bahwa; Pertama, penerapan asas proporsionalitas dalam perjanjian grabfood hanya memenuhi 2 (dua) dari 4 (empat) kriteria asas proporsinalitas dalam perjanjian komersial. Ke 2 (dua) kriteria yang tidak terpenuhi dapat direduksi melalui penerapan berupa fitur persetujuan secara eletronik dengan mengklik persetujuan pada saat memasuki aplikasi untuk setiap perubahan/pembaharuan diterbitkan oleh Grab. Kedua, perlindungan hukum internal terkait malfungsi aplikasi masih memiliki kelemahan namun perindungan eksternal bersifat melengkapi perlindungan tersebut baik secara formil maupun materil.
This study aims to determine the implementation of the proportionality principle and forms of legal protection for sellers in the event of losses due to malfunctions of Grab’s apps (errors) in the Grabfood service agreement by PT. Indonesian Transportation Solutions in Gondokusuman, Yogyakarta. This study uses 2 types of research, namely library research to obtain secondary data and field research to obtain primary data with a normative-empirical approach. This research is descriptive-analytical with qualitative-comparative analysis method to compare the implementation of proportionality and legal protection related to malfunctions of the Grabfood service apps with the relevant laws and regulations or legal theory. From this research, it is known that; First, the application of the principle of proportionality in the grabfood agreement only meets 2 (two) of the 4 (four) criteria of the principle of proportionality in the commercial agreement. The 2 (two) criteria that are not met can be reduced through the application of an electronic approval feature by clicking on approval when entering the application for any changes/updates issued by Grab. Second, internal legal protection related to application malfunctions still has weaknesses, but external protection is complementary to this protection, both formally and materially.
Kata Kunci : Perjanjian kemitraan, Proporsionalitas, Perlindungan Hukum.