ANALISIS LAIK FUNGSI DAN EVALUASI PEMELIHARAAN BANGUNAN ASRAMA MAHASISWA UGM RATNANINGSIH SAGAN YOGYAKARTA
LAILYA ANDINININGSIH, Lava Himawan, S.T., M.T.
2022 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPILUniversitas Gadjah Mada sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia dan termasuk World Class University turut berkontribusi menyediakan hunian yang nyaman dan asri dengan membangun asrama sebagai tempat tinggal sementara. Saat ini UGM memiliki 8 unit asrama mahasiswa putra dan putri yang dikelola di bawah unit kerja UGM Residence. Asrama Ratnaningsih Sagan merupakan asrama tertua di wilayah UGM yang didirikan pada tahun 1954 serta diresmikan oleh Presiden RI Pertama, Bapak Ir.Soekarno. Oleh karena asrama ini tidak hanya berfungsi sebagai hunian masif tetapi juga sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang dimiliki UGM, maka keberadaanya perlu dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi serta kelaikan bangunan dan mengevaluasi pemeliharaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data deskriptif yang dimaksud yakni berupa hasil wawancara dan gambar kondisi bangunan. Kemudian data kuantitatif berupa perhitungan kerusakan bangunan. Hasil dari kedua data tersebut disajikan ke dalam tabel maupun diagram. Untuk mendapatkan data-data tersebut pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel, persentase kondisi asrama berdasarkan lima aspek komponen yang diteliti (tanpa komponen tata graha) sebesar 99,70% (sangat baik) dengan kerusakan yang ditemukan pada komponen arsitektural dan struktural. Lalu, untuk persentase kelaikannya sebesar 97,91 % (andal dengan catatan tidak membagi dengan komponen yang tidak tersedia pada daftar simak yang telah dibuat dan keterbatasan pemeriksaan). Terkait Kegiatan pemeliharaan yang dilaksanakan oleh pengelola bangunan sudah cukup sesuai dengan Permen PU No. 24 tahun 2008 yakni sebesar 62% (34 dari 55 kegiatan).
Universitas Gadjah Mada contributes to providing comfortable housing by building dormitories as temporary residences. Currently, UGM has 8 student dormitories which are managed under the UGM Residence. Ratnaningsih Sagan is the oldest dormitory in the UGM area which was founded in 1954 and inaugurated by the First President of Republic Indonesia, Mr. Ir. Soekarno. This dorm does not only functions as a massive residence but also as one of the cultural heritage buildings owned by UGM, hence its existence needs to be preserved. This study aims to determine the condition and feasibility of the building and develop its maintenance. This study uses a quantitative descriptive method. The descriptive data is from the interviews and pictures of building conditions. Then quantitative data is from building damage calculations. The results of the two data are presented in tables and diagrams. Getting the data collection of these data, research was conducted by means of interviews, observation, and documentation. Based on analysis using Microsoft Excel software, the percentage of dormitory conditions based on the five components examined (without housekeeping component) was 99.70% (very good) with damage found to architectural and structural components. Then, the percentage of feasibility is 97.10% (if not share with components that are not available on the list that has been created and limitation of inspection). Regarding the maintenance activities carried out by the building manager, it is sufficiently in accordance with the Minister of Public Works Regulation No. 24 of 2008 which is 62% (34 of 55 activities).
Kata Kunci : Asrama mahasiswa, kondisi dan kelaikan bangunan, evaluasi pemeliharaan/Student dormitory, building condition and feasibility, maintenance evaluation