STUDI PENGEMBANGAN TAMAN WISATA BIRTA RIA KASSI' DITINJAU DARI ASPEK PENGUNJUNG (Studi Kasus : Kec. Tamalatea, Kab. Jeneponto, Sulawesi Selatan)
Muhammad Nurlewa Saad , Ir. Lies Rahayu W.F., MP.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANIndonesia merupakan negara yang berada diantara dua samudera dan dua benua, memiliki iklim tropis dan dipisahkan menjadi ti~a bagian yaitu Paparan Sunda, Paparan Sahul dan Arafuru serta bagian tengahnya merupakfUl transisi dari keduanya. Dari keseluruhan daratan Indonesia seluas ± 192 juta hektar ternyata luas daratan selain hutan hanya berkisar ± 49 juta hektar yang berarti ± 143,970 juta hektf diantaranya adalah berupa hutan. Oleh sebab itu Indonesia memiliki potensi keaneka ragaman hayati yang begitu besar yang dapat dimanfaatkan sebagai obyek dan daya tarik wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui struktur pengunjung yang berkm}jung dan mengetahui persepsi pengunjung terhadap kualitas obyekwisata, fasilitas dan pelayanan di Taman Wisata BirtaRia Kassi'. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi studi kasus, sedang untuk mengetahui keadaan lingkungannya dilakukan pengan survey di lapangan. Pemilihan area sampling ini dengan mempertimbangkan adanya hubungan keterkaitan yang erat antara pengunjung dan Taman Wisata Birta Ria K~si'. Data primer yang diambil adalah data identitas responden, data kualitas obyek wisata, data ketersediaan fasilitas wisata dan didapat IIlelalui kuesioner, sedangkan data pelayanan wisata sedangkan data sekunder yang diambil adalah kondisi fisik wisata, jumlah pengunjung, rencana pengembangan didapat dari instansi terkait. Metode yang digunakan dalam penentqan sampel adalah Accidental sampling dan dianalisis dengan pendekatan deskriptifkualitatif dengan carafrekuensi distribusi relative serta tabulasi silang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa 1) struktur pengunjung yang datang dikelompokkan dalam berdasarkan tingkat umur remaja (12-2ltahun) dan dewasa (22-55 tahun), tingkat pendidikan (SO, SLTP, SMU, fT, lain-lain), jenis pekerjaan (PNS, POLRI, swasta, pedagang, pelajar, mahasiswa, Lain-lain), asal daerah (Kab. Sinjai, Kab. Jeneponto, Kab. Takalar, Kab Gowa, Makassar, Sultra-Kolpka, Jakarta-Cilincing). 2) Persepsi pengujung terhadap kualitas obyek wisata dan pelayanan wjsata adalah baik, serta terhadap ketersesediaan fasilitas wisata adalah mudah dijumpai bedasarkan struktur pengunjung. 3). Responden setuju terhadap rencana pengembangan dan arah peqgembangan yang diinginkan responden yaitu peningkatan kualitas obyek wisata, perbaikan/l1emeliharaan dan penambahan fasilitas wisata, peningkatan sistem pelayanan wisata. Penelitian ini menyarankan adanya usaha peningkatan kebersihan lingkungan di kawasan taman wis~ta, penambahan dan perbaikan/pemeliharaan fasilitas wisata, penambahan petugas pelayan~ usaha pemasaran dan promosi, penelitian lanjutan tentang studi
Kata Kunci : Pengembangan. Taman Wisata, Pengunjung