Laporkan Masalah

Kualitas Produk Wisata Budaya Pada Kawasan Pariwisata Tepian Sungai Musi Kota Palembang

PIDADARI, Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M. Arch., Ph.D

2021 | Tesis | MAGISTER ARSITEKTUR

Kawasan pariwisata tepian Sungai Musi Kota Palembang merupakan salah satu dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Provinsi Sumatera Selatan KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) yang dibagi menjadi wilayah kota dan kawasan tepian Sungai Musi, sepanjang koridor Sungai Musi memiliki sejarah dan budaya terhadap perkembangan Kota Palembang. Sebagaimana arahan pengembangan wilayah demi mendukung pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata, kawasan wisata dituntut dapat memberikan kualitas produk wisata demi memuaskan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas produk wisata budaya berdasarkan presepsi wisatawan dan mengetahui prioritas pengembangan kawasan wisata. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kuantitatif yang didukung dengan alat analisis, yaitu uji validitas dan reliabilitas, pembobotan skala likert, Importance-Performance Analysis (IPA), dan Customer Satisfaction Index (CSI). Metode pengumpulan data terdiri dari data primer berupa kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan, dan data sekunder berupa data instansi terkait. Batasan dalam penelitian ini mengambil dua sampel wisata budaya tepian Sungai Musi pada 14 destinasi wisata unggulan Kota Palembang yaitu pada lokasi Kampung Kapitan dan Kampung Al Munawar. Penelitian ini mengambil sampel 10 responden untuk menguji kelayakan dari pertanyaan kuisioner yang akan disebar kepada wisatawan yang telah berkunjung sebelumnya di lokasi objek penelitian dengan teknik online yaitu menggunakan google form pada 100 sampel masing-masing wisatawan di dua lokasi menggunakan metode pengambilan sampel acidental sampling dengan memilih responden pada wisatawan yang sudah pernah mengunjungi wisata Kampung Kapitan dan Kampung Al Munawar Kota Palembang. Temuan hasil penelitian ini menunjukan kualitas produk wisata budaya belum memuaskan wisatawan dengan faktor yang disebabkan oleh rendahnya kualitas pada amenitas, aksesibilitas dan ancellery wisata pada aspek pengembangan kebijakan atau regulasi bangunan cagar budaya dan lingkungannya, penataan kawasan, perbaikan atau pemeliharaan sarana prasarana, pemberdayaan kepada masyarakat, penyediaan dan pengelolaan dalam memberikan kinerja produk yang optimal. Pada prioritas pengembangan pada kawasan ini memperhatikan aspek daya tarik wisata berupa bangunan tradisional dalam pemeliharan dan perlindungan aset cagar budaya pada yang menjadi kualitas utama dalam produk wisata budaya kawasan tepian Sungai Musi demi tercapainya produk wisata yang kompleks dan berkualitas.

The musi river tourism area of Palembang City is one of the main plan for the national tourism development plan of South Sumatra Province KSPN (National Tourism Strategic Area) which is divided into city areas and musi river bank areas, along the Musi River corridor has a history and culture to the development of Palembang City. As the direction of regional development to support economic growth through the tourism sector, tourist areas are required to be able to provide quality tourist products to satisfy tourists. This research aims to review the quality of cultural tourism products based on the perception of tourists and know the priority of the development of tourist areas. This study used a quantitative descriptive method supported by analytical tools, such as validity and reliability tests, Likert scale weighting, Importance-Performance Analysis (IPA), and Customer Satisfaction Index (CSI). Data collection methods consisted of primary data (questionnaires, interviews, and field observations) and secondary data (from related agencies). The limitations of this study were two samples of cultural tourism on the banks of the Musi River in 14 leading tourist destinations in Palembang City (Kapitan Village and Al Munawar Village). This study used 10 respondents to test the feasibility of questionnaire questions for tourists who have visited previously at the research object location. An online technique (google form) was used on 100 samples. Sampling was done by accidental sampling by selecting respondents to tourists who had visited Kampung Kapitan and Kampung Al Munawar, Palembang City. The findings of this study show that the quality of cultural tourism products has not satisfied tourists with factors caused by low quality in amenities, accessibility and tourism ancellery in aspects of policy or regulation, structuring, repair or maintenance, empowerment to the community,provision and management in providing optimal services. In thedevelopment ofthis area must also pay attention to aspects of tourist attraction in the form of traditional buildings in the maintenance and protection of cultural heritage assets in the Musi River bank area in order to achieve complex and quality tourist products.

Kata Kunci : Kualitas produk wisata budaya, kawasan pariwisata tepian sungai.

  1. S2-2021-449448-abstract.pdf  
  2. S2-2021-449448-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-449448-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-449448-title.pdf