ANALISIS STRATEGI RESILIENSI PT EDUTECH JAKARTA KREASINDO
AIRLANGGA PRIMA S, Willy Abdillah, Dr., M.Sc.
2021 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Disrupsi pandemi Covid-19 membuat Pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial terhadap orang dan organisasi, berlaku juga pada sektor pendidikan. Sejak bulan Juli 2020, Pemerintah memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan menutup sekolah. Kebijakan Pemerintah berdampak pada bisnis yang terkait dengan Pendidikan Tatap Muka, salah satunya PT. Edutech Jakarta Kreasindo sebagai pensuplai alat peraga pendidikan. PT. Edutech Jakarta Kreasindo mengalami penurunan pendapatan diakibatkan instansi-instansi pendidikan tidak beraktifitas secara penuh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap bisnis perusahaan, sumber daya perusahaan yang memiliki sifat keungggulan kompetitif berkelanjutan serta merancang strategi resiliensi terhadap PT. Edutech Jakarta Kreasindo. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan didukung dengan data sekunder. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis Industry Megashift, Five Forces of Porter, Rantai Nilai Porter dan uji VRIO Inti. Data yang telah dianalisis, kemudian digunakan sebagai dasar untuk merancang strategi resiliensi. Hasil penelitian dapat mengidentifikasi 6 faktor eksternal dari lingkungan makro serta 5 kekuatan lingkungan eksternal yang berpengaruh terhadap bisnis. Analisis Rantai Nilai mengidentifikasi 7 Sumber daya dan 10 Kapabilitas. Analisis VRIO menghasilkan 2 sumber daya dan 1 kapabilitas yang memiliki sifat keunggulan kompetitif berkelanjutan yaitu produk alat peraga pendidikan, pengetahuan terhadap alat peraga pendidikan dan surat penunjukkan keagenan. Dengan mempertimbangkan hasil analisis terhadap faktor eksternal dan internal, maka dilakukan perumusan strategi Supply Chain Resilience yaitu strategi Concurrent
The disruption of the Covid-19 pandemic has forced the Government to issue a policy of social restrictions, which also applies to the education sector. Since July 2020, the Government has implemented distance learning and closed schools. Government policies have an impact on businesses related to direct education, which is PT. Edutech Jakarta Kreasindo is a supplier of educational aids. The company had a decrease in revenue due to educational institutions not fully operating. The research objective is to identify internal and external factors that affect the business, a sustainable competitive advantage of company resources, and design a survival strategy. Methods of data collection using interviews and supported by secondary data. The collected data was analyzed using Industry Megashift, Five Forces of Porter, Porter's Value Chain, VRIO test, and Core Competencies analysis. The data that has been analyzed is used as the basis for designing a survival strategy. The results identify 6 external factors from the macro environment and 5 external environmental forces that affect the business. Value Chain Analysis identifies 7 Resources and 10 Capabilities. VRIO analysis produces 2 resources and 1 capabilities that have sustainable competitive advantages, that is educational aids tools products, knowledge of educational aids tools and agency appointment letters. Considering the results of the analysis of external and internal factors, the formulation of a Supply Chain Resilience strategy is carried out, that is Concurrent Strategy.
Kata Kunci : Supply Chain Resilience, Kompetensi Inti, VRIO, Rantai Nilai Porter, Industry Megashift, Five Forces of Porter, Bisnis Alat Peraga Pendidikan