Representasi Wanita dalam Dewan Direksi, Modal Intelektual, dan Kinerja Perusahaan
LAILA OSHIANA F A, Zuni Barokah, M.Comm., Ph.D
2021 | Tesis | MAGISTER SAINS AKUNTANSIPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh representasi wanita dalam dewan direksi dan kinerja perusahaan. Penelitian ini juga menyelidiki peran modal intelektual dalam hubungan antara representasi wanita dalam dewan direksi dan kinerja perusahaan. Penelitian dilakukan untuk memperluas penelitian Shahzad et al. (2019). Shahzad et al. (2019) menemukan sebuah kekosongan dalam literatur yaitu belum adanya pengujian pengaruh langsung dan tidak langsung atas penelitian terkait modal intelektual dengan adanya representasi wanita dalam dewan direksi terhadap kinerja perusahaan. Shahzad et al. (2019) melakukan penelitian tersebut dengan sampel perusahaan di USA. Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya dalam beberapa hal, pertama, penelitian ini menggunakan sampel seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pertimbangan peneliti adalah isu penelitian terkait adanya representasi wanita dalam direksi di Indonesia mulai marak setelah diterbitkannya Indonesia Boardroom Diversity Report 2012 Female Footprints in IDX-listed Companies yang membahas gender wanita merupakan indikator keberhasilan tata kelola perusahaan di seluruh dunia. Hasil penelitian sejalan dengan penelitian Shahzad et al. (2019). Temuan dari penelitian ini bahwa pengaruh mediasi dari modal intelektual pada hubungan representasi wanita dalam dewan direksi dan kinerja perusahaan merupakan pengaruh mediasi parsial/mediasi sebagian. Hal tersebut terjadi karena representasi wanita dalam dewan direksi memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung pada kinerja perusahaan. Bukti tersebut menunjukkan bahwa perusahaan yang mempertimbangkan representasi wanita dalam dewan direksi akan mendapatkan beberapa manfaat potensial yang terangkum dalam modal intelektual. Modal intelektual yang dikelola dengan baik oleh perusahaan mampu menghasilkan nilai perusahaan yang tinggi. Nilai perusahaan yang tinggi mencerminkan tingginya tingkat kinerja perusahaan.
This study aims to identify the effect of women representation on the board of directors and firm performance. This study also investigates the role of intellectual capital in the relationship between the representation of women on the board of directors and firm performance. The study was conducted to expand the research of Shahzad et al. (2019). Shahzad et al. (2019) found a void in the literature, namely the absence of direct and indirect testing of research related to intellectual capital with the representation of women on the board of directors on firm performance. Shahzad et al. (2019) conducted the study with sample of companies in the USA. This study differs from previous research in several ways. First, this study uses a sample of all companies listed on the Indonesia Stock Exchange periods of 2015-2019. The researcher considers that research issues related to the representation of women in directors in Indonesia began to bloom after the publication of the Indonesia Boardroom Diversity Report 2012 Female Footprints in IDX-listed Companies, which discussed the gender of women as an indicator of the success of corporate governance worldwide. The results of the study are in line with the research of Shahzad et al. (2019). The findings of this study that the mediating effect of intellectual capital on the relationship between women representation on the board of directors and firm performance is a partial mediating effect. This happens because the representation of women on the board of directors has a direct and indirect influence on the firm's performance. The evidence suggests that companies that consider the representation of women on boards of directors will derive some of the potential benefits embodied in intellectual capital. Intellectual capital that the company well manages can produce high company value. High company value reflects the high level of company performance.
Kata Kunci : representasi wanita dalam dewan direksi, modal intelektual, kinerja perusahaan