PENGARUH PENGATURAN KERJA FLEKSIBEL PADA KEPUASAN KERJA KARYAWAN DENGAN WORK-TO-FAMILY ENRICHMENT SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASIAN (Studi pada Karyawan Generasi Milenial)
AYUNINGTYAS DWI K, Gugup Kismono, MBA., Ph.D.,
2021 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Keluarga dan pekerjaan merupakan bagian penting yang saling memengaruhi satu sama lain dalam kehidupan manusia. Tekanan pada salah satu bagian dapat menjadi pemantik terjadinya konflik antara keduanya. Perusahaan menghadapi tantangan untuk dapat meminimalisasi dampak dari konflik pekerjaan-keluarga ini terhadap performa kerja karyawan serta meningkatkan keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga. Perusahaan punya peran dan kontribusi penting dalam pemenuhan hak karyawan dengan menciptakan kebijakan ramah keluarga ketika karyawan didukung untuk memenuhi dua tugasnya, yaitu berkomitmen pada perusahaan dan bertanggung jawab pada keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengaturan kerja fleksibel pada kepuasan kerja karyawan dengan work-to-family enrichment sebagai variabel pemediasi. Penelitian ini secara khusus dilakukan untuk melihat pengaruh antarvariabel pada generasi milenial khususnya mereka yang bekerja di perusahaan yang memiliki fasilitas pengaturan kerja fleksibel. Pemilihan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metoda purposive sampling dengan kriteria karyawan tetap yang lahir pada tahun 1980 sampai dengan 2000, bekerja di perusahaan yang memiliki fasilitas pengaturan kerja fleksibel, dan telah bekerja selama minimal 1 tahun di perusahaan saat ini. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara daring. Analisis data dilakukan dengan pengujian regresi berganda dan uji pemediasi menggunakan SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa: 1) pengaturan kerja fleksibel berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan milenial; 2) work-to-family enrichment memediasi pengaruh pengaturan kerja fleksibel terhadap kepuasan kerja karyawan milenial.
Family and work are important parts that influence each other in human life. Pressure on one part can trigger a conflict between the two. Companies face challenges to be able to minimize the impact of this work-family conflict on employee work performance and improve the balance between work and family. The company has an important role and contribution in fulfilling employee rights by creating family-friendly policies when employees are supported to fulfill their two duties, namely being committed to the company and being responsible to the family. This study aims to examine the effect of flexible work arrangements on employee job satisfaction with work-to-family enrichment as a mediating variable. This research was specifically conducted to see the effect of intervariables on the millennial generation, especially those who work in companies that have flexible work arrangements. The sample selection in this study was conducted using purposive sampling method with the criteria for permanent employees who were born in 1980 to 2000, worked in companies that had flexible work arrangements facilities, and had worked for at least 1 year at the current company. Data collection was done by distributing online questionnaires. Data analysis was performed by multiple regression testing and mediating test using SPSS. The test results show that: 1) flexible work arrangements have a positive effect on job satisfaction of millennial employees; 2) work-to-family enrichment mediates the effect of flexible work arrangements on millennial employee job satisfaction.
Kata Kunci : pengaturan kerja fleksibel, kepuasan kerja, work-to-family enrichment, flexible work arrangements, job satisfaction.