Laporkan Masalah

Keluarga, Gender, dan Sekolah: Analisis Multilevel Kemampuan Akademik Siswa di Indonesia

ENDRASWARA WIRYAWAN, Amelia Maika, Dr., S.Sos., M.A.

2021 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Kecenderungan masyarakat untuk menempatkan sekolah sebagai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap kemampuan akademik seorang siswa menghadirkan perdebatan di antara peneliti-peneliti bidang kajian pendidikan dan kesenjangan. Pada satu sisi terdapat dukungan terhadap faktor sekolah dan di sisi lain hadir dukungan terhadap argumen mengenai faktor keluarga sebagai determinan utama. Di luar perdebatan atas dua faktor tersebut hadir pula faktor gender yang juga berperan signifikan dalam menentukan kemampuan akademik seorang siswa. Ketiga faktor tersebut masih cukup jarang dikaji secara bersamaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data PISA Indonesia tahun 2018 untuk mengkaji ketiga faktor tersebut dengan tujuan untuk mengetahui apakah sekolah dapat menghasilkan perbedaan dalam kemampuan akademik siswa di luar dan melebihi faktor keluarga serta gender dan memberikan gambaran awal mengenai isu kesenjangan kemampuan akademik dalam sistem pendidikan Indonesia dengan menggunakan model multilevel. Hasil analisa menunjukkan bahwa sekolah berperan cukup besar dalam menentukan kemampuan akademik siswa dengan lebih dari 30 persen (31-37 persen) variasi skor dalam ketiga bidang akademik berada pada level sekolah dan persentase siswa kurang mampu dalam suatu sekolah berasosiasi dengan perbedaan skor kemampuan akademik yang lebih besar dari variabel lainnya, 27-36 skor kemampuan akademik. Sementara pada level siswa, terdapat status sosial ekonomi serta budaya siswa yang berasosiasi positif dengan kemampuan akademik dan perempuan memiliki keunggulan signifikan pada bidang membaca.

The tendency of society to place the school as the party most responsible for the academic ability of a student presents a debate among researchers in the field of education and inequality studies. On the one hand, there is support for school factors and on the other hand, there is support for arguments regarding family factors as the main determinant. Apart from the debate over these two factors, there is also a gender factor that plays a significant role in determining academic abilities. These three factors are still quite rarely studied simultaneously in Indonesia. This study uses data from PISA Indonesia 2018 to examine these three factors to find out whether schools can produce differences in students' academic abilities above and beyond family and gender factors and provide an initial overview of the issue of academic ability gaps in the Indonesian education system using a multilevel model. The results of the analysis show that schools play a significant role in determining students' academic abilities with more than 30 percent (31-37 percent) of the variation in scores in the three academic fields being at the school level and the percentage of underprivileged students in a school associated with higher differences in academic ability scores, greater than the other variables, 27-36 scores of academic ability. Meanwhile, at the student level, there is a student's socio-economic and cultural status which is positively associated with academic ability and women have significant advantages in the field of reading.

Kata Kunci : kesenjangan pendidikan, kesenjangan kemampuan akademik, multilevel, PISA

  1. S1-2021-413248-abstract.pdf  
  2. S1-2021-413248-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-413248-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-413248-title.pdf