IDENTIFIKASI POTENSI PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN WILAYAH DAN BASIS EKONOMI WILAYAH DI PROVINSI BANTEN PADA TAHUN 2011-2019
AHMAD ZAKI HUMAIDI, Dr. Lutfi Mutaali, S.Si., M.T.
2021 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHSuatu wilayah dengan wilayah lainnya dapat memiliki perbedaan karakteristik. Perbedaan karakteristik tersebut terkait dengan adanya perbedaan morfologi wilayah, hadirnya fenomena pemekaran wilayah, perbedaan dinamika kependudukan antar wilayah, hadirnya kawasan strategis, dan hadirnya predikat sebagai sebuah daeah penyangga ibukota negara. Perbedaan karakteristik tersebut dapat mendorong hadirnya perbedaan potensi perkembangan perekonomian dan basis ekonomi wilayah di masing-masing wilayah yang ada di Provinsi Banten. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi potensi perkembangan perekonomian wilayah, mengidentifiksi basis ekonomi wilayah, dan hubungan kedua aspek tersebut di masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Banten dari tahun 2011 hingga tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan data sekunder dari BPS Provinsi Banten. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa terjadi perubahan pada kuadran potensi perkembangan perekonomian wilayah pada beberapa wilayah. Kota Tangerang menjadi wilayah yang berpotensial untuk diberikan dukungan lebih dikarenakan hampir selalu masuk ke dalam kuadran wilayah cepat maju dan cepat tumbuh. Selain itu, sektor unggulan yang hadir di suatu wilayah dapat berubah dari waktu ke waktu. Sektor unggulan yang sekiranya cocok untuk difokuskan pengembangannya yaitu sektor pengadaan listrik dan gas, sektor konstruksi, dan sektor jasa keuangan dan asuransi Pertumbuhan ekonomi dengan sektor unggulan memiliki hubungan dimana pertumbuhan dapat menghadirkan sektor unggulan dan sektor non unggulan. Selain itu, pertumbuhan ekonomi suatu wilayah dapat didukung oleh adanya efisiensi pengembangan sektor unggulan yang hadir di suatu wilayah sebagai akselerator pengembangan perekonomian secara keseluruhan.
One area to another can have different characteristics. These differences in characteristics are related to differences in regional morphology, the presence of the phenomenon of regional expansion, differences in population dynamics between regions, the presence of strategic areas, and the presence of a predicate as a buffer zone for the state capital. These differences in characteristics can encourage the presence of differences in the potential for economic development and regional economic bases in each region in Banten Province. This study aims to identify the potential for regional economic development, identify the regional economic base, and the relationship between the two aspects in each district/city in Banten Province from 2011 to 2019. This study uses quantitative descriptive methods and uses secondary data from BPS Banten Province. The results of this study indicate that there is a change in the quadrant of the potential for regional economic development in several regions. Tangerang City is an area that has the potential to be given more support because it is almost always included in the developed and growing region quadrant. In addition, the leading sectors present in a region may change from time to time. The leading sectors that are suitable to focus on are the electricity and gas procurement sector, the construction sector, and the financial and insurance services sector. Economic growth with the leading sector has a relationship where growth can present a leading sector and a non-leading sector. In addition, the economic growth of a region can be supported by the efficient development of leading sectors present in an area as an accelerator of overall economic development.
Kata Kunci : pertumbuhan ekonomi wilayah, PDRB, sektor unggulan