HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN GIZI DENGAN PENGGUNAAN LABEL GIZI MENU PADA MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
DEVIANA INDRADINI, R. Dwi Budiningsari S.P., M.Kes, Ph.D; Yeni Prawiningdyah, SKM, M.Kes
2021 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATANLatar Belakang: Salah satu upaya untuk mencegah infeksi virus COVID-19 adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Mahasiswa berada pada fase transisi, yang memicu pada pola makan kurang sehat. Pemberian label gizi menu dapat membantu konsumen memilih makanan sehat. Akan tetapi, minat baca label gizi di Indonesia masih rendah. Hal ini dapat disebabkan karena adanya pengetahuan gizi yang rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dengan penggunaan label gizi menu pada mahasiswa. Metode: Penelitian ini dilakukan pada Juni 2021 menggunakan metode cross-sectional. Responden berjumlah 100 mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Variabel independen yang digunakan adalah pengetahuan gizi sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah penggunaan label gizi menu. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, korelasi Spearman, dan Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memilih untuk menggunakan label gizi menu (68%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan penggunaan label gizi menu pada mahasiswa (p<0,05). Responden dengan pengetahuan tinggi cenderung memilih untuk menggunakan label gizi menu. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan penggunaan label gizi menu pada mahasiswa.
Background: One of the efforts to prevent the infection of COVID-19 virus is consuming a balanced nutritious diet. College students are in a transition phase, which triggers an unhealthy eating pattern. The provision of menu labelling can help consumers choose healthy foods. However, nutrition labels reading interest in Indonesia is still low. This could be due to low nutritional knowledge. Objective: This study aims to determine the relationship between nutritional knowledge and the use of menu labelling on college students. Methods: This study was conducted in June 2021 using a cross-sectional method. The respondents were 100 students from Gadjah Mada University. The independent variable used was nutritional knowledge, while the dependent variable in this study is menu labelling use. Data analysis used descriptive analysis, Spearman correlation, and Chi-Square. Results: Most respondents choose to use menu labelling (68%). There was a significant relationship between nutritional knowledge and menu labelling use among college students (p<0.05). Respondents with higher knowledge tended to use menu labelling. Conclusion: There is a significant relationship between nutritional knowledge and menu labelling use among college students.
Kata Kunci : Pengetahuan Gizi, Penggunaan Label Gizi Menu, Mahasiswa