Transmisi Memori dan Upaya Berdamai dengan Masa Lalu dalam Novel Next Year in Havana Karya Chanel Cleeton
AJI ROYAN NUGROHO, Achmad Munjid, M.A., Ph.D
2021 | Tesis | MAGISTER SASTRANovel Next Year in Havana berbicara pada dual -timeline antara masa lalu sang nenek dan cucu yang penuh misteri. Elisa dan Marisol memiliki kisah romansa yang bergairah di tengah tragedi dan keindahan Cuba yang tak lepas dari nafas revolusi. Novel karya Chanel Cleeton di sini mempersoalkan sebuah wasiat yang harus dituntaskan oleh cucunya dan adanya krisis identitas mengenai status Marisol sebagai agen postgeneration. Di mana jika dilihat Novel Next Year in Havana adalah karya postmemory yang merupakan manifestasi dari kreasi berdasarkan investasi imajinasi pengarang. Dalam karya postmemory ini terdapat transmisi memori yang didapatkan agen postmemory dari narasi-narasi tragedi masa lalu yang traumatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana transmisi memori itu terbentuk, bagaimana sebuah upaya perjalanan kembali dalam mengatasi krisis dan sejauh mana transmisi memori menciptakan identifikasi. Metode penelitian ini menggunakan deskripsi historis, perbandingan dan kausal. Kemudian untuk menganalisis data tersebut peneliti mengunakan teori Postmemory dari Marianne Hirsch. Hasil dari penelitian ini menunjukan: 1). Terdapat transmisi memori dari arah familial khususnya nenek dan transmisi afiliatif yang didapatkan dari dokumen, situs budaya dan orang yang berwenang dalam menyampaikan sejarah. 2). Sebuah misi berkunjung kembali untuk mengatasi krisis dan menjawab wasiat nenek sebelum meninggal. 3). Efek dari transmisi dalam perjalanan kembali mengarahkan pengarang pada identifikasi heterofatik, yang kemudian menyamakan diri secara total atau ideofatik dan pada akhirnya identifikasi hanya mengarah pada transposisi saja.
Next Year in Havana Novel shows a dual-timeline mystery between the past of grandmother and granddaugther. In the midst of tragedy, Marisol and Elisa have passionated love and the beauty of Cuba intertwined with revolution. Chanel Cleeton Novel deal with the last will of grandmother to be answered by granddaugther and Marisol has to face crisis identity as the agent of postgeneration. In addition, Next Year in Havana Novel is postmemory work, it manifest of creation from author imaginative investment. In this postmemory work, there is a memory transmission obtained by agent of post generation from the traumatic history of the past. This research aimed to investigate how the memory transmission is, return of journey as the way to overcome crisis situation and how far the memory transmission brings the identification. This research used historical description, comparasion and causal effect. To analyze the data, the researcher used theory of Postmemory by Marianne Hirsch. The result of the study as follows: 1). There is a familial memory transmission from the family scope especially from the grandmother and affiliative memory transmission obtained from document, heritage site and historian. 2). The way of returning journey to resolve the crisis and taking the responsibility by releasing grandmother�s ashes. 3). The effect of transmission during revisiting the past brings the author into heterophatic identification, further it also leads the author into ideophatic identification and finally, it just leads the author into transposition.
Kata Kunci : Transmisi memory, postmemory, dealing with the past, perjalanan kembali, Identifikasi.