Penjadwalan Distribusi BBM Untuk Self Propelled Oil Barge (SPOB) Berbasis Metode Analytic Hierarchy Process
PITARSONO Y, Ir. Nur Aini Masruroh, S.T., M.Sc., Ph.D, IPM., ASEAN Eng., Ir. Joko Waluyo, M.T., Ph.D., IPM.
2021 | Tesis | MAGISTER TEKNIK SISTEMPelaksanaan kegiatan operasional di area offshore pada perusahaan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi membutuhkan bahan bakar yang cukup banyak. Bahan bakar ini sebagian besar digunakan untuk mobilisasi berbagai jenis kapal sebagai fuel object dan operasional harian proses produksi. Terdapat beberapa parameter yang menjadi dasar penjadwalan pengisian BBM pada fuel object yang selama ini disusun oleh koordinator departemen fuel management, namun setiap koordinator dapat menyusun penjadwalan berbeda-beda berdasarkan pada pengalaman dan subjektifitas masing-masing. Oleh karena itu sangat diperlukan suatu metode yang terstruktur untuk menentukan parameter standar dalam rangka pengambilan keputusan penyusunan penjadwalan pengisian BBM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter apa saja yang menjadi dasar pertimbangan dalam penjadwalan pengisian BBM dan mengembangkan suatu sistem agar keputusan penjadwalan yang diambil bisa terukur dan dipertanggungjawabkan dengan baik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah rating approach Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa parameter yang menjadi dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan penjadwalan pengisian BBM adalah fuel remaining day fuel object, prioritas operasi, akses menuju fuel object dan jarak SPOB dengan fuel object. Berdasarkan analisis implementasinya, metode penjadwalan dengan menggunakan rating approach AHP dapat memberikan jadwal yang konsisten, terukur, dapat dipertanggungjawabkan, dan sangat mudah diimplementasikan.
The implementation of operational activities in the offshore area of oil and gas exploration and exploitation companies requires a lot of fuel. This fuel is mostly used for the mobilization of various types of ships as a fuel object and for the daily operations of the production process. There are some parameters that are used for arranging fuel object refueling schedule by Fuel Management department coordinator, but each coordinator could arrange the refueling schedule differently based on their own experience and subjectivity. Therefore, a structured method is needed to determine the standard parameters for decision making on arrangement of fuel object refueling schedule. This research aims to find out what parameters are the basis of consideration in refuel scheduling and can design a system so that the scheduling decisions taken can be measured properly and accountable. The method used in this study is rating approach Analytical Hierarchy Process (AHP). The results of this study show that the parameters that are the basis of consideration in the decision making of fuel filling scheduling are fuel remaining day of fuel object, priority of operation, access to fuel object and distance of SPOB with fuel object. According to its implementation analysis, scheduling method by using rating approach AHP gives consistent result, measurable, accountable, and easy to be implemented.
Kata Kunci : Analytical Hierarchy Process, Fuel Object, Scheduling, SPOB