Gedung Pertunjukan Musik di Yogyakarta dengan Penekanan pada Fleksibilitas Ruang Dalam
SANIA NADIFA P., Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A.
2021 | Skripsi | S1 ARSITEKTURSeni telah menjadi kebutuhan besar dalam keseharian masyarakat khususnya dalam bidang seni musik. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya fasilitas umum yang didukung oleh musik dalam ruangnya baik secara langsung seperti live music pada kedai kopi maupun tidak langsung seperti iringan musik pada pusat perbelanjaan. Dalam bidang seni musik, Yogyakarta sendiri memiliki perkembangan yang sangat pesat. Banyaknya pertunjukan musik yang diselenggarakan setiap bulan tidak terlepas dari dukungan para penonton. Perkembangan pertunjukan musik tidak didukung oleh fasilitas gedung pertunjukan yang baik dan representatif. Tempat khusus sebagai pertunjukan musik belum tersedia di Yogyakarta. Selama ini pertunjukan musik diselenggarakan dalam gedung-gedung yang multifungsi seperti ballroom hotel, auditorium, atau bahkan gedung olahraga yang sebenarnya memiliki peruntukan sebagai sarana olahraga. Pertunjukan musik sendiri cukup kompleks dan terdiri dari berbagai macam jenis dengan kebutuhan yang berbeda-beda baik dari segi luasan panggung, kapasitas penonton, dan akustik ruang. Rancangan gedung pertunjukan musik dengan penekanan pada fleksibilitas ruang dalam ditujukan untuk menyelesaikan perbedaan kebutuhan pertunjukan musik tersebut. Prinsip-prinsip fleksibiltas ruang dalam memungkinkan ruang pertunjukan dapat digunakan untuk berbagai macam jenis pertunjukan musik dengan penyesuaian tata ruang.
Art has become a big necessity in people's daily lives, especially in the field of art music. This can be seen from many public facilities that are supported by music in the room either directly, such as music directly at the coffee shops or indirectly such as music accompaniment in shopping centers. In the field of music, Yogyakarta itself has a very rapid development. Many music performances that are held every month is due to the support of the audience. The development of musical performances is not supported by a representative performance building facilities. A special place for music performance is not yet available in Yogyakarta. So far, music is held in multifunctional buildings such as a hotel ballrooms, auditoriums, or even a sports hall which is actually designated as a sports facility. The music performance itself is quite complex and consists of various types with different needs in terms of stage, audience, and room acoustics. The design of a musical performance hall with an emphasis on space flexibility is an ideal step to accommodate these different needs. The principle of the space flexibility of supports the various types of musical performances with spatial layouts.
Kata Kunci : Gedung Pertunjukan Musik, Seni Musik, Fleksibilitas Ruang.