GIRARD'S MIMETIC DESIRE AND SCAPEGOATING IN SLAVE-HOLDING SOUTH: A READING OF COLSON WHITEHEAD�S NEO-SLAVE NARRATIVE THE UNDERGROUND RAILROAD
NUR HASANAH, Achmad Munjid, M.A., Ph.D.
2021 | Tesis | MAGISTER PENGKAJIAN AMERIKAINTISARI Tesis ini adalah sebuah pembacaan The Underground Railroad, sebuah tentang pengalaman budak di selatan Amerika Serikat sebelum perang sipil. Sejauh ini, penelitian yang sudah dilakukan terhadap novel ini umumnya membahas the Underground Railroad sebagai sebuah sarana transportasi rahasia yang digunakan untuk melarikan diri dari perbudakan atau membahas makna perjalanan mencari kebebasan melalui sarana transportasi tersebut.Tesis ini merupakan penelitian dengan paradigma post-nationalist Pengkajian Amerika yang mencoba memberikan kontribusi pembacaan The Underground Railroad melalui perspektif Girardian yang menyumbangkan penafsiran atas kekerasan yang mengorbankan orang Afrika-Amerika yang digambarkan dalam novel. Dengan asumsi teori Girard tentang hasrat mimesis dan pengkambinghitaman, tesis ini membahas kekerasan dan pengkambinghitaman sebagai akibat dari hasrat mimesis. Dengan menganalisa pertentangan keinginan mimesis yang menimbulkan persaingan kemudian kekerasan, penelitian ini menemukan bahwa kekerasan yang muncul dari hasrat mimesis, terutama dalam kasus mediasi internal, lebih cenderung menjadikan orang Afrika-Amerika sebagai korban. Kekerasan ini tidak bersifat timbal balik karena adanya rasisme sistemik. Kekerasan timbal balik hanya terjadi pada saat budak mendapat bantuan dari pekerja the Underground Railroad. Mediasi eksternal, berdasar sifat dasarnya tidak berujung pada kekerasan. Mediasi internal juga berbuntut pada pengkambinghitaman pasangan abolisionis. Tesis ini menyimpulkan pembacaan novel The Underground Railroad dengan teori hasrat mimesis dan pengkambinghitaman bermanfaat. Pembacaan ini menjelaskan bagaimana orang Afrika-Amerika menjadi korban kekerasan oleh orang kulit putih pemilik budak di selatan Amerika Serikat sebelum masa perang sipil dan tidak mampu melakukan tindak kekerasan balasan pada kaum kulit putih karena adanya rasisme sistemik. Kata kunci: The Underground Railroad, Girard, hasrat mimesis, pengkambinghitaman, kekerasan.
ABSTRACT This thesis is a reading of The Underground Railroad, a novel about slaves' experience in the antebellum South. Most of the existing research of the novels is related to the secret transportation to escape enslavement or the journey to freedom through it. This thesis is under the post-nationalist American Studies paradigm attempts to contribute a reading of the novel through the Girardian perspective that provides an interpretation of violence victimizing the African Americans in the novel. Assuming Girard's theorization of mimetic desire and scapegoating, this thesis discusses mimetic desire and scapegoating practices that emerge from mimetic desire. By analyzing the imitative desire that caused rivalry then violence, this thesis finds that mimetic desire occurs among the novel's characters. Both internal and external mediation of desire is present. The internal mediation culminates in violence victimizing African Americans and those who oppose slavery. This violence is nonreciprocal due to systemic racism at plays. Reciprocal violence occurs when the Underground Railroad workers assist runaway slaves. External mediation, due to its nature, does not cause violence. The internal mediation also culminates in scapegoating of abolitionists. This thesis concludes the reading of The Underground Railroad using Girard's theorization is advantageous. It unravels how the African Americans became the victim of violence from Whites slaveholders in the antebellum South and were unable to inflict reciprocal violence due to systemic racism. Keywords: The Underground Railroad, Girard, mimetic desire, scapegoating, violence
Kata Kunci : Keywords: The Underground Railroad, Girard, mimetic desire, scapegoating, violence