SERAT EKAWARNA PUPUH I-IV (Suntingan, Terjemahan, Ringkasan dan Analisis Isi)
NASTITI IZZAH A T, Dr. Sri Ratna Saktimulya, M.Hum.
2021 | Skripsi | S1 SASTRA JAWASkripsi ini merupakan hasil studi filologi dengan objek penelitian naskah Serat Ekawarna (selanjutnya disingkat SE) koleksi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Teks SE berbentuk tembang macapat terdiri dari 22 pupuh dengan tujuh jenis metrum. Serat Ekawarna pupuh I-IV menceritakan usaha Trijatha dalam memperjuangkan kasmarannya terhadap Raden Leksmana yang kemudian diadakannya sayembara pilih. Pada akhirnya, Trijatha menikah dengan Raden Leksmana yang wujudnya direkayasa yaitu Bambang Ekawarna. Tujuan dari penelitian ini akan disajikan suntingan teks, terjemahan, ringkasan, dan analisis isi terhadap Serat Ekawarna pupuh I-IV. Suntingan teks dilakukan dengan metode kritis. Terjemahan dilakukan ke dalam bahasa Indonesia dengan metode kombinasi, yaitu terjemahan kata per kata, terjemahan harafiah, dan terjemahan bebas. Pada tahapan suntingan teks ditemukan adanya kata yang dicetak dengan tinta tebal berwarna merah. Hal tersebut berarti bahwa bacaan telah dilakukan perbaikan berdasarkan pada naskah referensi. Pada tahapan terjemahan ditemukan beberapa dasanama tokoh yang kemudian diberi keterangan pada catatan terjemahan. Terdapat tiga isi kandungan dari naskah SE. Pertama, seorang perempuan yang cintanya bertepuk sebelah tangan tidak boleh menyakiti dan membahayakan diri sendiri. Kedua, orang tua dan keluarga besar berperan penting dalam menenangkan hati, mendukung dan melindungi anak perempuannya. Ketiga, sikap menerima kehendak Tuhan dan merelakan apa yang tidak ditakdirkan menjadi miliknya.
This undergraduate thesis is the result of a philology study, with the research object of Serat Ekawarna (from now on, abbreviated as SE) manuscript collection of The Library and Archival Office of East Java Province. The SE manuscript combines three texts: 1) Serat Ekawarna, 2) The History of the Prophet, and 3) Mantra. Serat Ekawarna, in the form of a macapat poem containing 22 pupuh, is a plural manuscript. In contrast, the text of the History of the Prophet and the text of Mantra is in the form of prose. Serat Ekawarna pupuh I-IV recounts Trijatha's efforts in fighting for her love for Raden Laksmana, a way out in the form of a choosing competition, and Trijatha, who eventually married Bambang Ekawarna. The purpose of this study will be to present text editions, translations, summaries, and content analyses on Serat Ekawarna pupuh I-IV. Text edition uses critical methods. The translation uses combination methods, namely word-by-word translation, literal translation, and free translation. In addition, this study presents a summary of each pupuh and a content analysis of the SE pupuh I-IV. In the text edition process, there are several words printed in bold red ink. It means that the reading has been corrected based on the reference text. Also, there is several dasanama character's information on the translation notes. There are three contents of the SE manuscript. First, a woman who has unrequited love should not hurt and harm herself. Second, parents and extended family play an important role in calming hearts, supporting and protecting their daughters. Third, the attitude of accepting God's will and relinquishing what is not destined to be.
Kata Kunci : Serat Ekawarna, Filologi, Suntingan Teks, Terjemahan, Ringkasan.