Reproduksi Wacana Patriarki: Visualisasi Kekerasan Seksual di Media Berita Daring
SHAFIRA APRILIANA HENDRAWAN, Dr. Suzie Handajani, M.A
2021 | Skripsi | S1 ANTROPOLOGI BUDAYABerita mengenai kekerasan seksual semakin banyak ditemukan dengan banyaknya media berita daring yang mengunggahnya. Meskipun terdapat beragam kekerasan seksual yang diberitakan di media, terdapat satu hal yang serupa dalam semua pemberitaan tersebut, yakni penggunaan visualisasi yang dipilih untuk menggambarkan peristiwa yang diberitakan. Penelitian ini berusaha untuk mencari tahu bagaimana kekerasan seksual digambarkan melalui visualisasi dalam media berita daring, serta bagaimana visualisasi tersebut mencerminkan dan mereproduksi wacana seputar kekerasan seksual. Penelitian ini juga menggunakan feminist media theory untuk mencari tahu apakah pemahaman mengenai gender yang berlaku dalam masyarakat berperan dalam terciptanya pembingkaian tertentu dalam berita kekerasan seksual. Perolehan data visual dari beberapa media berita daring dianalisis menggunakan metode analisis wacana narasi visual dan menggunakan perspektif dalam metode analisis wacana feminis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa visualisasi kekerasan seksual yang digunakan di media berita daring menggambarkan korban perempuan sebagai korban yang tidak berdaya dan tidak memiliki kekuasaan. Selain itu, pelaku laki-laki digambarkan sebagai yang sosok yang dominan dan menggunakan agresi untuk memegang kekuasaan di atas korban perempuan. Kedua hal tersebut merupakan cerminan dari asumsi dan wacana mengenai kekerasan seksual dalam budaya patriarki. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa visualisasi berita kekerasan seksual mencerminkan dan mereproduksi asumsi dan wacana mengenai kekerasan seksual yang dimungkinkan oleh budaya patriarki.
News about sexual violence is increasingly being found with the number of online news media uploading it. Although there are various types of sexual violence reported in the media, there is one thing in common in all of these reports, namely the use of selected visualizations to describe the events reported. This study seeks to find out how sexual violence is depicted through visualizations in online news media, and how these visualizations reflect and reproduce discourses around sexual violence. This study also uses feminist media theory to find out whether the understanding of gender prevailing in society plays a role in the creation of certain framing in sexual violence news. Obtaining visual data from several online news media were analysed using visual narrative discourse analysis methods and using the perspectives in feminist discourse analysis methods. The results of this study indicate that the visualization of sexual violence used in online news media depicts female victims as helpless and powerless victims. In addition, male perpetrators are portrayed as dominant figures and use aggression to wield power over female victims. Both of these are reflections of assumptions and discourses about sexual violence in patriarchal culture. Therefore, it can be said that the visualization of sexual violence news reflects and reproduces the assumptions and discourses about sexual violence made possible by patriarchal culture.
Kata Kunci : kekerasan seksual, media berita, patriarki, feminist media theory, visualisasi