Laporkan Masalah

SANGGAR LINANG SAYANG DITINJAU DARI ETIKA BISNIS PANCASILA

MUHAMMAD ARIF WIBOWO, Prof. Dr. Lasiyo, M.A, M.M.

2021 | Tesis | MAGISTER FILSAFAT

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara ketahanan bisnis yang ditinjau dari aspek etika bisnis Pancasila. Sanggar Linang Sayang menjadi objek analisis penelitian ini. Sanggar Linang Sayang merupakan usaha bisnis yang bergerak di bidang seni pahat batu alam. Ketahanan usaha bisnis Sanggar Linang Sayang terletak dari proses implementasi filosofis, prinsip, visi-misi, dan budaya kerja sanggar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berdasarkan pada kajian hasil studi pustaka, wawancara mendalam, dan observasi. Objek formal dalam penelitian ini berdasarkan pada tinjauan etika bisnis Pancasila. Sedangkan objek material penelitian berdasarkan pada hasil studi kepusatakaan, hasil penelitian sebelumnya, hasil observasi, dan refleksi filosofis. Penelitian ini menemukan beberapa poin penting bahwa Sanggar Linang Sayang memiliki ciri khas yang unik sebagai sebuah bisnis dalam mengimplementasikan etika bisnis Pancasila berdasarkan asas kekeluargaan dan prinsip profesionalitas. Pertama, aktualisasi nilai-nilai Pancasila tercermin pada strategi kebudayaan yang diterapkan oleh Sanggar. Kedua, representasi setiap sila Pancasila terwujud pada beberapa aspek praktis, seperti ketika bekerja, membuka ruang diskusi terbuka, dan proses aktualisasi kerja. Hasil wawancara mendalam menunjukan bahwa ketahanan usaha Sanggar ini karena adanya unsur inovasi kreatif secara berkelanjutan yang selaras dengan nilai keindahan seni, nilai kebermanfaatan, dan nilai-nilai Pancasila yang hadir secara implisit di antara pekerja seni di Sanggar Linang Sayang.

This study aims to analyze the relationship between business resilience in perspective of the Business Ehics of Pancasila. Sangar Linang Sayang is the object of this research analysis. Sanggar Linang Sayang is a business venture engaged in natural stone sculpture. The resilience of the Sanggar Linang Sayang lies on the process of implementing studios vision and mission, principles and work culture. This research used qualitative methods based on the results of literature studies, in-depth interviews, and observations. Formal objects are based on general business ethics and Pancasila business ethics views. Meanwhile, the research material objects are based on the results of literature studies, the results of previous studies, the results of observations, and philosophical reflections. This study finds several essential points that Sanggar Linang Sayang has a unique characteristic as an art-culture business in implementing Pancasila business ethics, following the principle of kinship and the principle of professionalism. First, the actualization of Pancasila values is reflected in the cultural strategy implemented. Second, the representation of each Pancasila principle is manifested in several practical aspects, such as general working, opening up open discussion, and the actualization of work. The results of in-depth interviews highlight that the resilience of the studio's business is due to the element of continuous creative innovation in line with the beauty of art, the value of usefulness, and the values of Pancasila which are implicitly present among art workers at the Linang Sayang Studio.

Kata Kunci : Etika Bisnis Pancasila, Nilai, Prinsip, Sanggar Linang Sayang

  1. S2-2021-447973-abstract.pdf  
  2. S2-2021-447973-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-447973-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-447973-title.pdf