Sistem Pengelolaan Sampah pada Sekolah Dasar di Wilayah Perdesaan dan Perkotaan Kabupaten Bantul
DWI ENDAH CAHYANI, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A.
2021 | Tesis | MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAPermasalahan sampah adalah permasalahan yang dihadapi oleh berbagai wilayah di Indonesia termasuk dialami Kabupaten Bantul. Permasalahan sampah perlu diatasi dengan sistem pengelolaan sampah dan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, institusi pendidikan, LSM, swasta, dan pihak lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk melihat sistem pengelolaan sampah di sekolah dasar (SD) untuk mendukung pendidikan pengelolaan sampah sebagai upaya menangani masalah sampah di Kabupaten Bantul. Tujuan penelitian adalah: 1) mengidentifikasi sistem pengelolaan sampah yang dilaksanakan di Sekolah Dasar wilayah perdesaan dan perkotaan Kabupaten Bantul; dan 2) menemukan faktor yang mempengaruhi dalam pengeloaan sampah pada Sekolah Dasar di wilayah perdesaan dan perkotaan di Kabupaten Bantul. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode deduktif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sampel yang diteliti di lapangan adalah 7 SD di wilayah perkotaan dan 7 SD pada wilayah perdesaan di Kabupaten Bantul. Sistem pengelolaan sampah yang diidentifikasi adalah penanganan sampah dan pengurangan sampah. Pengurangan sampah yaitu upaya membatasi timbulan sampah, mendaur ulang sampah, dan memanfaatkan kembali sampah. Sedangkan penanganan sampah meliputi kegiatan pemilahan, pengumpulan, pengangkutan dan pengolahan sampah. Penelitian ini masih ditemukan implementasi sistem pengelolaan sampah SD pada wilayah perkotaan dan perdesaan di Kabupaten Bantul yang belum sesuai pada aturan/ kebijakan. Pengelolaan sampah pada sekolah dasar di Kabupaten Bantul dipengaruhi oleh faktor kondisi lingkungan sekolah, ketersediaan sarana prasarana, sumber daya manusia (SDM), dan pendanaan/ pembiayaan.
The waste problem is a problem faced by various regions in Indonesia, including Bantul District (Bantul Regency). The waste problem needs to be resolved with a waste management system and the cooperation of various parties, from the government, the community, educational institutions, NGOs, the private sector, and other parties. This research was conducted to look at the waste management system in elementary schools to support waste management education as an effort to deal with waste problems in Bantul Regency. The research objectives were: 1) to identify the waste management system implemented in rural and urban elementary schools in Bantul Regency; and 2) finding the factors that influence waste management in elementary schools in rural and urban areas in Bantul Regency. The implementation of this research uses qualitative deductive methods, while the data collection techniques used are questionnaires, interviews, observation, and documentation. The samples studied in the field were 7 elementary schools in urban areas and 7 elementary schools in rural areas in Bantul Regency. The waste management system identified is waste handling and waste reduction. Waste reduction is an effort to limit waste generation, recycle waste, and reuse waste. Meanwhile, waste handling includes the activities of sorting, collecting, transporting and processing waste. This research still found that the implementation of the elementary schools waste management system in urban and rural areas in Bantul Regency was not in accordance with the rules / policies. Waste management at elementary schools in Bantul Regency is influenced by factors of school environmental conditions, availability of infrastructure, human resources, and funding / financing.
Kata Kunci : pengelolaan sampah, sekolah dasar, perkotaan dan perdesaan, Kabupaten Bantul