FRAMING DAN AKTIVASI NORMA SOSIAL DALAM PROMOSI UPAYA PROLINGKUNGAN DENGAN STRATEGI INFORMASIONAL: SEBUAH STUDI EKSPERIMEN
RIZA FATIHAH A, Yopina Galih Pertiwi, S.Psi., M.A., Ph.D.
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIKrisis iklim merupakan permasalahan serius dan membutuhkan penanganan yang segera. Perilaku prolingkungan diharapkan dapat membantu dalam upaya menghadapi masalah tersebut. Penelitian ini berusaha mengetahui bagaimana peran framing dan pesan normatif dalam strategi informasional promosi perilaku prolingkungan dengan secara spesifik menyasar intensi konservasi energi. Eksperimen dilakukan dengan desain 2x2 yang melibatkan framing (keuntungan atau kerugian) dan norma sosial (descriptive atau injunctive) serta sebuah kelompok kontrol. Data yang diperoleh dari 240 penduduk Indonesia (79,6% berada pada kategori usia 19-24 tahun) diolah menggunakan Two-way ANOVA dan Chi-Square Test. Hasil mengindikasikan framing dan norma sosial tidak berpengaruh pada intensi konservasi energi partisipan ditinjau dari skala self-report maupun behavioral measure (p > 0,05). Selain itu, ditemukan perbedaan signifikan antara intensi konservasi energi partisipan umum dan mahasiswa ditinjau dari skor skala self-report (p = 0,039).
Climate crisis is a pressing matter and demands immediate handling. Performing pro-environmental behaviors are expected to aid in dealing with this problem. The current study aims to examine the utilization of framing and normative message in informational strategy to promote pro-environmental behaviors by specifically targeting energy conservation intention. An experiment was carried out with a 2x2 design involving framings (gain or loss) and social norms (descriptive or injunctive) accompanied by a control group. Data obtained from 240 Indonesian residents (79.6% falls in the category of 19-24 year old) were analyzed employing the Two-way ANOVA and the Chi-Square Test. Results indicated framing and social norm had no significant effect on participants' energy conservation intentions measured by the self-report scale and the behavioral measure (p > .05). In addition, significant differences in energy conservation intentions based on the self-report scale scores were found between the general population sample and the student sample (p = .039).
Kata Kunci : framing, intensi konservasi energi, komunikasi iklim, norma sosial, perilaku prolingkungan.