Kesiapan Implementasi Manajemen Pengetahuan Di Politeknik LPP Yogyakarta
ROM UBAIDILLAH M, Prof Nunung Prajarto, M.A., Ph.D
2021 | Tesis | MAGISTER KAJIAN BUDAYA DAN MEDIATujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapan implementasi Manajemen Pengetahuan (MP) di Politeknik LPP Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan kuisioner. Instrumen dibentuk dari penelitian sebelumnya yang menggunakan teori Knowledge Management Enablers, Knowledge Management Succes Criticcal Factors dan KM Infrastruktur. Dari ketiga teori tersebut dilakukan pemetaan variabel dan didapatkan instrumen penelitian menggunakan 6 dimensi dan 23 faktor; (1) Dimensi Budaya Organisasi, (2) Dimensi Struktur Organisasi, (3) Dimensi Dukungan Manajemen, (4) Dimensi Penerimaan Individu Terhadap Proses MP, (5) Dimensi Keinginan Individu Untuk Terlibat Dalam Proses MP, (6) Dimensi Teknologi Informasi & Infrastruktur Fisik. Tingkat kesiapan manajemen pengetahuan diukur menggunakan skala Aydin & Tasci (2005). Responden pada penelitian ini adalah seluruh pegawai Politeknik LPP Yogyakarta berjumlah 61 pegawai. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan skor rata-rata kesiapan implementasi manajemen pengetahuan di Politeknik LPP Yogyakarta adalah 4.00 berada pada tingkat siap namun membutuhkan sedikit peningkatan agar dapat mendukung implementasikan MP secara maksimal. Skor dimensi kesiapan tertinggi adalah Dimensi Keinginan Individu Untuk Terlibat Dalam Proses MP: 4,39 dan dimensi terendah dan membutuhkan perhatian adalah pada Dimensi Struktur Organisasi: 3,6 serta Dimensi Teknologi & Infrastruktur 3,69. Dari kesuluruhan faktor yang berada pada tingkat siap adalah; Kolaborasi, Saling Percaya, Budaya Altruisme, Budaya Belajar, Belajar dari kesalahan, Budaya Keterbukaan dari Manajemen, Dukungan Berbagi Pengetahuan, Harapan Manfaat dari MP, Harapan Kemudahan dari MP, dan Dukungan TI. Faktor tidak siap dan butuh peningkatan oleh Politeknik LPP yaitu: Informal, Infrastruktur Fisik, dan Pengetahuan Umum. Faktor pada tingkat siap namun butuh sedikit perbaikan yaitu Faktor Sentralisasi, Desentralisasi, Dukungan Berbagi Pengetahuan, Penghargaan, Strategi MP, Sosialisasi, Eksternalisasi, Sentralisasi, Internalisasi, Penggunaan ICT, dan Kualitas Informasi.
The purpose of this study was to analyze the level of readiness for implementation Knowledge Management (KM) at the Polytechnic of LPP Yogyakarta. This research is a descriptive study using a questionnaire. The instrument was formed from previous research using Knowledge Management Enablers theory, Knowledge Management Success Criticcal Factors and KM Infrastructure. From the three theories, variable mapping was carried out and the research instrument was obtained using 6 dimensions and 23 factors; (1) Dimensions of Organizational Culture, (2) Dimensions of Organizational Structure, (3) Dimensions of Management Support, (4) Dimensions of Individual Acceptance of the MP Process, (5) Dimensions of Individual Desires to Be Involved in the MP Process, (6) Dimensions of Information Technology & Physical Infrastructure. The level of knowledge management readiness was measured using the Aydin & Tasci scale (2005). Respondents in this study were all employees of the Yogyakarta LPP Polytechnic totaling 61 employees. The results of the study indicate that the overall average score of readiness for implementation of knowledge management at the LPP Yogyakarta Polytechnic is 4.00 at the ready level but requires a little improvement in order to support the implementation of KM optimally. The highest readiness dimension score is the Dimension of Individual Desire to Be Involved in the KM Process: 4.39 and the lowest dimension requiring attention is the Dimension of Organizational Structure: 3.6 and the Dimension of Technology & Infrastructure 3.69. Factors that have been ready are; Collaboration, Mutual Trust, Altruism Culture, Learning Culture, Learning from Mistakes, Openness Culture from Management, Knowledge Sharing Support, Expectations for Benefit from KM, Hope for Convenience from KM, and IT Support. Polytechnic LPP is not ready and needs improvement, namely: Informal, Physical Infrastructure, and General Knowledge. Factors at the ready level, but need a little improvement, namely Centralization, Decentralization, Knowledge Sharing Support, Rewards, KM Strategy, Socialization, Externalization, Centralization, Internalization, ICT Use, and Information Quality.
Kata Kunci : Kesiapan, Implementasi, Manajemen Pengetahuan, Skala Aydin Tascy, Deskriptif Kuantitatif