FORMULASI STRATEGI PT. XYZ UNTUK MENGHADAPI PERSAINGAN BISNIS DI INDUSTRI PELATIHAN DATA SCIENCE
WISNU WIJAYA KUSUMA, Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D.
2021 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi apa yang sudah dilakukan oleh PT. XYZ pada saat masih menjadi unit bisnis dari PT. ABC dalam menghadapi persaingan bisnis di industri pelatihan data science. Kemudian penelitian ini juga memiliki tujuan untuk memilih alternatif strategi baru yang bisa diterapkan oleh PT. XYZ dalam menghadapi persaingan dan membantu pertumbuhan perusahaan di bisnis pelatihan data science. Untuk memformulasikan alternatif formulasi strategi tersebut, dilakukan identifikasi terhadap peluang dan ancaman dari faktor - faktor eksternal yang kemudian dicocokkan dengan kekuatan dan kelemahan dari faktor - faktor internal perusahaan. Metoda penelitian yang digunakan merupakan studi kasus dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap beberapa narasumber dari manajemen internal PT. XYZ, tenaga ahli di bidang data science, konsumen dari profesional dan dari mahasiswa fresh graduate. Pengumpulan data juga mengambil informasi dari beberapa laporan publik baik dari laporan pemerintahan maupun swasta baik dalam dan luar negeri. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan analisis PESTEL, analisis Porter Five Forces, analisis key success factor, analisis value chain serta tipologi Miles dan Snow dalam pencocokan karakteristik strategi dasar perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa ciri - ciri manajemen strategi perusahaan sebelumnya merupakan ciri dari tipologi strategi defender dalam tipologi Miles dan Snow. Alternatif formulasi strategi yang baru disarankan perusahaan untuk menerapkan strategi analyzer dimana perusahaan diharapkan melakukan: (1) melakukan hybrid terkait pengembangan pasar dan produk dengan mengembangkan platform pelatihan online, (2) perusahaan memperluas penetrasi pasar diluar pasar Indonesia, (3) perusahaan terus mengadopsi pengalaman, pengetahuan serta riset dari perusahaan induk, (4) perusahaan dapat mengembangkan networking yang sudah ada untuk mempertemukan antara perusahaan pencari talenta di bidang data science dengan peserta pelatihan yang sudah memenuhi standar sebagai data scientist, dan (5) perusahaan dapat mengembangkan platform knowledge management.
This study aims to identify what strategies have been carried out by PT. XYZ when it was still a business unit of PT. ABC in facing business competition in the data science training industry. Then this research also has the aim of selecting new alternative strategies that can be applied by PT. XYZ in facing competition and helping companies grow in the data science training business. To formulate alternative strategy formulations, identification of opportunities and threats from external factors is carried out which is then matched with the strengths and weaknesses of the company's internal factors. The research method used is a case study using qualitative descriptive analysis. The data was collected by conducting interviews with several sources from the internal management of PT. XYZ, experts in the field of data science, consumers from professionals and from fresh graduate students. Data collection also takes information from several public reports from both government and private reports both at home and abroad. The data obtained were analyzed using PESTEL analysis, Porter Five Forces analysis, key success factor analysis, value chain analysis and Miles and Snow typology in matching the characteristics of the company's basic strategy. Based on the research results, it was found that the characteristics of corporate strategic management previously were the characteristics of the defender strategy typology in Miles and Snow's typology. The new alternative strategy formulation is suggested by the company to implement a strategy analyzer where the company is expected to: (1) carry out a hybrid related to market and product development by developing an online training platform, (2) the company expands market penetration outside the Indonesian market, (3) the company continues to adopt the experience , knowledge and research from the parent company, (4) companies can develop existing networks to bring together talent-seeking companies in the field of data science with training participants who have met the standards as data scientists, and (5) companies can develop knowledge management platforms.
Kata Kunci : pelatihan data science, PESTEL, Porter Five forces, value chain, key success factor, tipologi Miles dan Snow