Analisis Naratif Gangguan Mental Veteran Perang dalam Film Dokumenter "Restrepo"
LUCKY LUKMANUL HAKIM, Dr. Rajiyem, S.I.P., M.Si.
2020 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASIABSTRAK Film dokumenter "Restrepo" adalah sebuah karya jurnalistik dari jurnalis kawakan Sebastian Junger dan jurnalis perang Tim Hetherington. Keduanya mengangkat kisah satu pleton pasukan tempur Amerika Serikat yang mengawaki sebuah Pos di tempat paling berbahaya di Afghanistan. Dalam film ini para sutradara membawa pemirsa untuk melihat perang dari sisi personal para-prajuritnya, bagaimana para prajurit menghadapi situasi di lapangan secara fisik maupun mental. Dengan menganalisis cerita, narasi, dan penokohan pada film "Restrepo", peneliti ingin melihat bagaimana para sutradara yang sudah sering meliput konflik menyajikan sisi humanis dari prajurit di medan tempur. Oleh karena itu penelitian ini akan menggunakan analisis naratif yang berpedoman pada teori-teori yang dikemukakan oleh Tzvetan Todorov yang dimodifikasi oleh Marie Gillespie dan Vladimir Propp. Hasil dari penelitian ini adalah bahwasannya film "Restrepo" menggunakan scene-scene dan monolog narator untuk untuk menyampaikan narasinya. Sutradara yang keduanya merupakan orang yang terbiasa keluar masuk medan perang cenderung menampilkan sisi personal dan kondisi mental prajurit. Film "Restrepo" mampu menjadi benchmark bagi film-film untuk lebih mengangkat sisi humanisme dalam peperangan dan bahwa prajurit-prajurit muda lebih rawan mengalami gejala gangguan mental sehingga prajurit-prajurit muda membutuhkan bimbingan dan konseling untuk mengatasinya.
ABSTRACT The documentary "Restrepo" is a journalistic work by veteran journalist Sebastian Junger and war journalist Tim Hetherington. The film tell the story of a platoon of US combat troops who occupy a forward base in the most dangerous place in Afghanistan. In this film, the director brings viewers to see the war from the personal side of the soldiers, how the soldiers dealt with situations on the field physically and mentally. By analyzing the stories, narratives, and characterizations in the film "Restrepo", the researcher wants to see how the directors who have often covered conflicts present the humanist side of soldiers on the battlefield. Therefore this research will use a narrative analysis based on the theories by Tzvetan Todorov modified by Marie Gillespie and Vladimir Propp. The result of this research is that the film "Restrepo" uses scenes and a narrator's monologue to convey its narrative. Directors who are both journalist who are used to going in and out of the battlefield tend to show the personal side and mental condition of soldiers. The film "Restrepo" is able to become a benchmark for films to further elevate the humanism side of warfare and that young soldiers are more prone to experiencing symptoms of mental disorders so that young soldiers need guidance and counseling to overcome them.
Kata Kunci : Restrepo, Veteran Perang, Perang Afghanistan, Lembah Korengal, Gangguan Mental, PTSD, Analisis Naratif