Sinergitas Stakeholders Dalam Pengembangan Wisata Halal di Sumatera Barat
M SYAWAL SAPUTRA, Widyasari Her Nugrahandika, S.T., M.Sc.
2020 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAPariwisata kini menjadi salah satu pendukung ekonomi wilayah. Oleh karena itu pengembangan kawasan wisata menjadi hal yang penting untuk dilakukan dengan tapak ideal yang memberikan kenyamanan dan kesenangan bagi pengunjung untuk merasakan suatu yang diinginkan. Pengembangan pariwisata sebagai suatu industri jasa yang melakukan suatu bisnis yang akan dikelola dengan menggunakan prinsip ekonomi, hukum permintaan dan penawaran dan startegi perencanaan yang profesional. Oleh karena itu pariwisata perlu didorong pembangunannya agar lebih terarah dan terencana. Sumatera Barat mendapatkan tiga kategori penghargaan wisata halal terbaik didunia. Dengan mayoritas muslim dan menjunjung tinggi nilai adat yang dilandasi dengan syariat islam serta potensi wisata yang dimiliki yang menjadi daya tarik tersendiri. Kawasan pariwisata Sumatera Barat dapat dikembangkan menjadi kawasan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan pengimplementasian nilai-nilai islam. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi sinergisitas yang terjadi antar stakeholders dalam pengembangan wisata halal di Sumatera Barat dan Mengidentifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi sinergitas stakeholders pengembangan wisata halal di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan dedukatif-kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sinergitas antar stakeholders dalam pengembangan wisata halal di Sumatera Barat didapati hasil bahwa dalam 3 variabel (kerjasama/hubungan, komunikasi, umpan balik.respon) yang diuji terhadap 5 stakeholders mendapatkan rata-rata 83,3%, nilai ini menunjukkan kepada suatu kesimpulan bahwa tingkat sinergitas stakeholders dalam pengawasan wisata halal di Sumatera Barat sudah tergolong baik. Secara keseluruhan, sinergitas antar stakeholders dalam pengembangan wisata halal di Sumatera Barat dinilai cukup baik sehingga diperlukan peningkatan peran masing-masing stakeholders melalui keterlibatan secara aktif dan intensif dalam upaya-upaya pengembangan.
Tourism is one of the region's economic proponents now. Therefore, the development of tourist areas become an important thing to do with the ideal tree giving the visitor convenience and pleasure to feel the desire. Tourism development as a service industry conducting a business will be managed using economic principles, the law of supply and demand and a professional planning strategy. Therefore, tourism development needs to be encouraged so that it is more focused and premeditated. West Sumatra received three categories of the best halal tourism award in the world. With the majority of Muslims and look up to traditional values which are based on Islamic law and the tourism potential with its own attraction. The tourism area of West Sumatra can be developed into an environmentally insightful tourism area by implementing Islamic values. This study purposed to identify the synergy occurred between stakeholders in the development of halal tourism and the factors affected the stakeholders synergy in development of halal tourism in West Sumatra. This study used a deducative-qualitative approach. The results of this study indicated that the synergy between stakeholders in development of halal tourism in West Sumatra showed in 3 variables (cooperation / relationship, communication, feedback) tested to 5 stakeholders and got the average of 83.3%, this value means the stakeholders����¯�¿�½���¯���¿���½������¯������¿������½����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������¢����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������¯����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������¿����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������½����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������¯����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������¿����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������½s synergy level in the supervision of halal tourism in West Sumatra is quite good. Totally, the synergy between stakeholders in the development of halal tourism in West Sumatra is considered good enough, so the increased roles each stakeholder is reqiured through the involvement in development efforts actively and intensively.
Kata Kunci : Pariwisata, Sinergitas, Stakeholders, Wisata Halal, Sumatera Barat