Potret Pasifisme dalam Masyarakat Jepang pada Masa Perang Dunia II dalam Novel Nijuushi no Hitomi Karya Sakae Tsuboi: Analisis Sosiologi Sastra Ian Watt
AMANDA RAMANINGRUM, Drs. Deddy Hernandy Oekon, M.Hum.
2021 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANGNovel karya Sakae Tsuboi yang berjudul Nijuushi no Hitomi merupakan sebuah novel yang menceritakan seorang guru bernama Ooishi dan kedua belas muridnya yang harus merasakan dampak dari Perang Dunia II. Novel ini mengangkat tema anti-perang dan menggambarkan kondisi masyarakat Jepang pada masa Perang Dunia II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pasifisme yang muncul di masyarakat Jepang pada masa Perang Dunia II dan memperoleh pemahaman adanya hubungan timbal balik antara cerita fiksi dengan kenyataan. Untuk menganalisis novel Nijuushi no Hitomi, penulis menggunakan dua teori, yaitu teori fiksi yang digunakan untuk menganalisis tema dan fakta cerita dan sosiologi sastra yang dikemukakan oleh Ian Watt untuk menganalisis hubungan antara cerita dalam novel, pengarang, dan kondisi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan adanya hubungan timbal balik antara fiksi dengan realitas dalam novel Nijuushi no Hitomi terkait pasifisme yang sesuai dengan definisi pasifisme dari Andrew Fiala, yaitu pasifisme merupakan penolakan dan kritik terhadap perang dan sistem militer. Novel ini juga memiliki fungsi sosial sebagai perombak masyarakat, pendidik, dan penghibur karena novel ini dapat diterima masyarakat luas.
"Nijuushi no Hitomi" is a historical novel by Sakae Tsuboi about a teacher called Oishi and her twelve pupils who were affected by the World War II. This is an anti-war-themed novel and describes the social conditions of Japanese society during World War II. The purpose of this research is to find out the picture of pacifism that emerged in Japanese society during World War II and to gain an understanding of the reciprocal relationship between fiction and reality. Two theories are used to analyze Nijuushi no Hitomi novel. The fiction theory used to analyze the theme and the fact of story of the novel, the second one is sociological literature theory to find the relation between story inside the novel, the author, and the condition of society when the novel was created. The results showed that, indeed, there is a reciprocal relationship between fiction and reality in the novel Nijuushi no Hitomi related to pacifism in accordance with Andrew Fiala's definition of pacifism where it is a form of rejection and criticism of war and the military system. This novel also has a social function to alter the people, educators, and entertainers because this novel could be easily accepted by the public.
Kata Kunci : Pasifisme, sosiologi sastra, Sakae Tsuboi