Peran Konsultan Politik dalam Komunikasi Politik Joko Widodo pada Periode Kabinet Kerja (2014-2019)
IRFAN FADJAR R, Wisnu Martha Adiputra, SIP. M.Si.
2020 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASIDalam lima tahun kepemimpinan Joko Widodo pada periode Kabinet Kerja tahun 2014-2019 merupakan periode di mana masyarakat Indonesia banyak menaruh harapan dan kepercayaan kepada pasangan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Segala kinerja yang dilakukan oleh Joko Widodo dan kabinet kerja berdasarkan visi-misi dan janji kampanye yang telah disampaikan pada kampanye Pemilihan Presiden tahun 2014 silam. Dalam merealisasikan visi-misi dan janji kampanye sebagai bukti konkret kinerja Presiden dan kabinetnya penting. Dalam mengkomunikasikan hasil kerja dan kebijakan yang telah dihasilkan oleh kabinet kerja, tidak terlepas dari Tim Komunikasi Presiden yang membantu merumuskan strategi komunikasi politik Joko Widodo kepada publik. Lima tahun kepemimpinan Joko Widodo selama empat tahun dalam Kabinet Kerja bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan publik kepada pemerintah. Oleh karena itu butuh adanya perumus strategi komunikasi politik presiden yakni Tim Komunikasi Presiden. Melalui metode studi kasus, penelitian ini melihat bagaimana Tim Komunikasi Presiden selaku konsultan politik dapat merumuskan strategi hingga memilih pelaksana komunikasi politik Joko Widodo selama lima tahun dalam Kabinet Kerja. Strategi komunikasi politik yang dibentuk oleh Tim Komunikasi Presiden akan dilaksana oleh beberapa pelaksana di dalamnya yakni Presiden hingga penggunaan celebrity endorser dalam mengkomunikasikan kebijakan dan capaian kepada publik.
The five years of Joko Widodo's leadership in the 2014-2019 Working Cabinet period were a period in which the Indonesian people put a lot of hope and trust in the pair of President and Vice President Joko Widodo and Jusuf Kalla. All the performance made by Joko Widodo and the working cabinet is based on the vision and mission and campaign promises that were conveyed during the 2014 Presidential Election campaign. In realizing the vision and mission and campaign promises as concrete evidence the performance of the President and his cabinet is important. In communicating the work results and policies that have been produced by the working cabinet, it is inseparable from the Presidential Communication Team who helped formulate Joko Widodo's political communication strategy to the public. The five years of Joko Widodo's leadership for four years in the Working Cabinet are aimed at fostering public trust in the government. Therefore, it is necessary to formulate a presidential political communication strategy, namely the Presidential Communication Team. Through the case study method, this research looks at how the Presidential Communication Team as a political consultant can formulate a strategy to elect Joko Widodo as the executive of political communication for five years in the Working Cabinet. The political communication strategy formed by the Presidential Communication Team will be carried out by several implementers in it, namely the President to the use of celebrity endorsers in communicating policies and achievements to the public.
Kata Kunci : Komunikasi Politik, Konsultan Politik, Media Baru