Peran Ketahanan Keluarga terhadap Regulasi Diri Remaja di Kota Yogyakarta
AHDA SABILA, Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc, Ph.D., Psikolog
2020 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIRegulasi diri memiliki peranan yang penting dalam perkembangan remaja. Salah satu faktor yang berperan dalam regulasi diri adalah ketahanan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ketahanan keluarga terhadap regulasi diri pada siswa tingkat SLTA di Kota Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 434 siswa SLTA di Kota Yogyakarta dengan rentang usia 15-20 tahun (mean 17,08). Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Regulasi Diri dan Skala Relasi Keluarga. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan metode kuantitatif dengan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peranan positif antara ketahanan keluarga terhadap regulasi diri (p<0,01) dengan sumbangan efektif sebesar 9,2%. Analisis tambahan menunjukkan bahwa tidak ditemukan perbedaan regulasi diri berdasarkan jenis kelamin subjek.
Self-regulation has an important role in adolescent development. One of the factors that play a role in self-regulation is family strengths. This study aims to determine the role of family strengths to self-regulation in high school students in Yogyakarta. The subjects in this study were 434 high school students in Yogyakarta around 15-20 years old (mean 17.08). The instruments used in this research is the Self-Regulation Scale and the Family Relations Scale. The data that has been obtained are then analyzed using quantitative methods with simple regression. The results showed a positive role between family strengths to self-regulation (p <0.01) with an effective contribution of 9.2%. Additional analysis showed that there was no difference in self-regulation based on the sex of the subjects.
Kata Kunci : regulasi diri, ketahanan keluarga, remaja