Dampak Korupsi dan Kualitas Kelembagaan terhadap Penanaman Modal Asing di Eropa
BAGAS ARYA PUTRA, Diyah Putriani, S.E., M.Ec.,
2020 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak korupsi dan kualitas kelembagaan negara-negara Eropa terhadap performa penanaman modal asing (PMA) yang masuk. Korupsi direpresentasikan dengan variabel indeks persepsi korupsi dari Transparency International sedangkan kualitas kelembagaan diukur dengan World Governance Indicators (WGI). Hasil estimasi metode panel dinamis dengan menggunakan sistem generalized method of moments (GMM) dan mencakup periode 2005 hingga 2017 menunjukkan bahwa korupsi memiliki hubungan negatif, sementara kualitas institusi seperti stabilitas politik dan kualitas regulator hukum memiliki hubungan positif terhadap PMA yang masuk pada negara-negara di Eropa. Kualitas regulator hukum menjadi variabel kelembagaan yang memberikan dampak paling besar terhadap pertumbuhan PMA. Hasil penelitian ini merekomendasikan penetapan kebijakan seperti perlindungan terhadap lembaga pengawas korupsi yang independen serta kemudahan proses birokrasi sebagai usaha untuk mendorong peningkatan kualitas institusi suatu negara.
The goals of this research are to investigate the effects of corruption and institutional qualities in European countries toward their inward foreign direct investments (FDIs) performance. Institutional qualities are measured by World Governance Indicators (WGI) while perception of corruption is measured by corruption perception index from Transparency International. The estimation result of dynamic panel method using system GMM from 2005 to 2017 shows that corruptions have a negative relationship while institutional qualities are positively related to FDI inflows in European countries. Regulator quality has the biggest effect on the growth of FDI amongst other institutional variables. The result of this research recommends implementing policies such as guarding privileges of independent corruption monitoring entities and ease of bureaucracy to encourage development of a nation's institutional qualities.
Kata Kunci : Korupsi, kualitas kelembagaan, PMA, panel dinamis, GMM