Perencanaan Kawasan Agrowisata Jeruk Siam Gunuang Omeh (Jesigo) Berbasis Pariwisata Kreatif
TEGO PRIMAHATE, Ratna Eka Suminar, ST, M.Sc
2020 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAKecamatan Gunuang Omeh merupakan sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Lima Puluh Kota yang memiliki berbagai macam potensi lokal. Salah satu potensi yang dimiliki Kecamatan Gunuang Omeh ialah sebagai kecamatan penghasil jeruk terbanyak yang berada di Kabupaten Lima Puluh Kota. Perkebunan jeruk yang terdapat di Kecamatan Gunuang Omeh mayoritas merupakan perkebunan jeruk milik warga. Jenis jeruk yang diproduksi adalah jeruk siam, maka masyarakat sering menyebut jeruk yang berasal dari Kecamatan Gunuang Omeh ini dengan sebutan jesigo. Potensi perkebunan jeruk ini dinilai dapat dijadikan inovasi untuk pembangunan kawasan agrowisata. Perencanaan kawasan agrowisata jeruk siam gunuang omeh dilandasi oleh berbagai komponen dan variabel yang mengusung konsep pariwisata kreatif. Konsep pariwisata kreatif menjadi pilihan dengan tujuan untuk mengembangkan destinasi agrowisata yang kreatif di Kecamatan Gunuang Omeh. Konsep pariwisata kreatif memiliki 4 poin utama dalam perencanaannya yaitu potensi lokal, atraktif, edukatif dan interaktif. Empat poin inilah yang akan menjadi roh dalam merencanakan masing-masing komponen dan variabel yang akan direncanakan. Setiap komponen dan variabel yang telah ditentukan akan dianalisis untuk melihat gap antara kondisi nyata dengan kondisi ideal. Skala amatan analisis dibagi menjadi tiga yaitu skala makro, skala meso dan skala mikro. Hasil analisis yang telah didapat akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan alternatif yang akan digunakan. Alternatif yang digunakan dipilih berdasarkan penilaian terhadap komponen dan variabel perencanaan dengan metode Utility Value Analysis (UVA). Tahap perencanaan kawasan perencanaan agrowisata jeruk siam gunuang omeh dibagi menjadi 4. Pada tahapan pertama difokuskan untuk merencanakan kawasan utama wisata yang meliputi berbagai atraksi dan aktivitas dari destinasi agrowisata. Pada tahapan kedua akan berfokus kepada kawasan penunjang yang meliputi berbagai amenitas dan akomodasi yang dibutuhkan di destinasi agrowisata. Pada tahapan ketiga akan berfokus kepada perencanaan kawasan hijau. Selanjutnya pada tahapan keempat akan berfokus kepada kawasan penerimaan bagi wisatawan. Dengan adanya perencanaan ini diharapkan dapat menjadi suatu inovasi dan menjadi alternatif destinasi agrowisata kreatif bagi Kabupaten Lima Puluh Kota.
Gunuang Omeh Subdistrict is a sub-district in Lima Puluh Kota district that has a variety of local potentials. One of the potentials of Gunuang Omeh subdistrict is the largest citrus producing sub-district in Lima Puluh Kota district. Citrus plantation in Gunuang Omeh subdistrict is the majority of citrus plantations belonging to residents. The type of orange that is produced is citrus, so people often call oranges originating from the sub-district Gunuang Omeh called jesigo. The potential of citrus plantations is considered to be an innovation for the development of Agrotourism area. Planning the agro-tourism area of Citrus Gunuang Omeh is based on various components and variables that carries the concept of creative tourism. The concept of creative tourism is an option with the aim to develop a creative agro tourism destination in Gunuang Omeh subdistrict. The concept of creative tourism has 4 main points in planning namely local, attractive, educative and interactive potentials. These four points will be the spirit in planning each of the components and variables to be planned. Any predefined components and variables will be analyzed to see the gap between the real conditions and the ideal conditions. The termination of the analysis scale is divided into three namely macro scale, meso scale and micro scale. The results of the analysis will be used as the basis for determining the alternative to be used. The alternatives used were chosen based on the assessment of components and planning variables with the Utility Value Analysis (UVA) method. The planning stage of the agro tourism planning area of Citrus Siam Gunuang Omeh divided into 4. In the first stage is focused on planning the main tourist areas that include various attractions and activities from agro tourism destinations. The second stage will focus on supporting areas including the various amenities and accommodation needed in agro-tourism destinations. In the third stage will focus on planning the green area. Next in the fourth stage will focus on the area of acceptance for tourists. With this planning is expected to be an innovation and become an alternative creative agro-tourism destination for the district fifty cities.
Kata Kunci : Agrowisata, Pariwisata Kreatif, Kecamatan Gunuang Omeh, Kawasan Agrowisata, Jeruk Siam (Jesigo) / Agrotourism, Creative Tourism, District Gunuang Omeh, Agrotourism Area, Siamese Oranges (Jesigo)