Pengalaman Wisatawan Trekking Indonesia di Kawasan Konservasi Annapurna
KURNIA FAHMY ILMAWAN, Prof. Dr. M. Baiquni, M.A; Yulia Arisnani Widyaningsih, M.B.A., Ph.D
2020 | Tesis | Magister Kajian PariwisataPengalaman wisatawan merupakan sebuah kajian yang populer, fundamental, multi-dimensi dan multi-pendekatan berbagai sudut pandang ilmu pada bidang ilmu kepariwisataan. Pengalaman wisatawan dapat dihasilkan melalui motivasi, konsumsi produk wisata, dan penerimaan terhadap lanskap dan mobilitas pada destinasi. Motivasi wisatawan diketahui melalui sudut pandang ilmu sosial, konsumsi produk wisata berkaitan erat dengan tourist behaviour pada pendekatan ilmu ekonomi/manajemen, serta penerimaan lanskap dan mobilitas merupakan sebuah fenomena dalam perspektif ilmu geografi. Melalui penelitian ini, ketiga perspektif tersebut diasumsikan secara konseptual membentuk satu kesatuan pengalaman wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian fenomenologi dengan wawancara mendalam pada 7 orang informan untuk mendeskripsikan fenomena wisatawan trekking asal Indonesia, pengalaman wisatawan trekking asal Indonesia, dan pengembangan produk/paket bagi wisatawan trekking asal Indonesia di Kawasan Konservasi Annapurna. Hasilnya, pengalaman wisatawan trekking asal Indonesia terbentuk atas pengalaman puncak pada motivasi perjalanan serta lanskap dan tengara; pengalaman pendukung terbentuk pada proses konsumsi produk wisata; pengalaman ruang dan tempat terbentuk melalui proses mobilitas pada jalur pendakian serta lanskap dan tengara. Ketiga dimensi pengalaman tersebut berhubungan secara intensif, ekstensif, kontras, dan netral berdasarkan pola karir wisatawan sebagai aspek psikografis wisatawan. Empat buah kategori diidentifikasi berdasarkan pola karir wisatawan antara lain: mid-life & moderately experience, mid-life & experienced, high career travel, dan younger & experienced. Pada tatanan perencanaan, produk atau paket wisata dikembangkan bagi penyedia jasa wisata minat khusus pendakian gunung bagi wisatawan Indonesia di Kawasan Konservasi Annapurna dikembangkan.
The tourist experience is a popular, fundamental, multi-dimensional, and multi-approach study of various perspectives in the field of tourism studies. Tourist experiences can be investigated through motivation, consumption of tourism products, and perceiving of the landscape and mobility at the destination. The motivation of tourists is can be investigated from a social science point of view, consumption of tourism products is closely related to tourist behavior in the economic / management approach, and perceiving of landscape and mobility is a phenomenon from the perspective of geography. Through this research, those three perspectives are assumed to conceptually from Indonesian tourist experience in the Annapurna Conservation Area. This study uses a phenomenological research approach with in-depth interviews with seven informants to describe the phenomenon of trekking tourists from Indonesia and product/package development for trekking tourists from Indonesia in the Annapurna Conservation Area. As a result, the experiences of Indonesian trekking tourists are shaped by culminating experiences of travel motivation as well as landscapes and landmarks; supporting experiences are formed in the process of consuming tourism products; space and place experiences are formed through the process of mobility on hiking trails and landscapes and landmarks. The three dimensions of experience are related intensively, extensively, in contrast, and neutrally based on the tourist career pattern as a psychographic aspect of tourists. Four categories are identified based on the career patterns of tourists, including mid-life & moderate experience, mid-life & experienced, high career travel, and younger & experienced. In the planning framework, tourism products or packages are developed for tourism service providers with a special interest in mountain trekking for Indonesian tourists in the Annapurna Conservation Area.
Kata Kunci : Pengalaman wisatawan, travel career pattern, trekking, annapurna