ANALISIS POLA KONSUMSI PANGAN DAN NON PANGAN RUMAH TANGGA DI INDONESIA: PENDEKATAN QUADRATIC ALMOST IDEAL DEMAND SYSTEM
INDRAWAN FIRDAUZI, Prof. Catur Sugiyanto, M.A., Ph.D
2020 | Tesis | MAGISTER SAINS ILMU EKONOMIKonsumsi rumah tangga di Indonesia memiliki proporsi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini mampu menjadikan setiap perubahan kecil dalam permintaan di masyarakat terhadap suatu barang memungkinkan perubahan ekonomi secara nasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi masyarakat di Indonesia baik konsumsi terhadap komoditas pangan maupun non pangan. Data yang digunakan didapatkan dari Indonesian Family Life Survey (IFLS) tahun 2000 hingga 2014. Metode yang digunakan untuk menganalisis adalah model Quadratic Almost Ideal Demand System (QUAIDS) dengan memasukkan beberapa variabel demografi sebagai kontrol dan membedakan variansi rumah tangga yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi masyarakat di Indonesia dari tahun ke tahun didominasi oleh konsumsi beras. Selanjutnya prioritas kedua bagi rumah tangga adalah daging dan ikan selebihnya dialokasikan untuk membelanjakan kebutuhan non pangan. Ketika rumah tangga mengalami kenaikan pendapata, terdapat kecenderungan untuk meningkatkan konsumsi pangan mereka. Namun, berbeda dengan rumah tangga terkaya, mereka cenderung meningkatkan konsumsi ke komoditas non pangan seperti pakaian dan perawatan badan. Terdapat fenomena menarik ketika terjadi kenaikan harga bahan bakar, rumah tangga akan meningkatkan konsumsi mereka terhadap pangan, hal itu didasari adanya spekulasi dari beberapa kasus kenaikan harga BBM di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Household consumption in Indonesia has the largest proportion of Gross Domestic Product (GDP) in recent years. Every small change upon demand in society for an item allow for national economic change. Therefore, this study aims to analyze the consumption patterns of people in Indonesia, both consumption of food and non-food commodities. The data used were obtained from the Indonesian Family Life Survey (IFLS) from 2000 to 2014. The method used to analyze was the Quadratic Almost Ideal Demand System (QUAIDS) model by including several demographic variables as controls and distinguishing the variance of different households. The results showed that the consumption pattern in Indonesia from year to year is dominated by rice consumption. Furthermore, the second priority for households is that the rest of the meat and fish are allocated to spend on non-food needs. When households experience an increase in income, there is a tendency to increase their food consumption. However, unlike the richest households, they tend to increase their consumption of non-food commodities such as clothing and personal care. There is an interesting phenomenon that when there is an increase in fuel prices, households will increase their consumption of food, this is based on speculation from several cases of fuel price increases in Indonesia in the last few years.
Kata Kunci : permintaan, rumah tangga, konsumsi, quaids