Laporkan Masalah

PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA JALAN DI SEGMEN RSD MAYJEND HM RYACUDU JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTABUMI

ARBA JUNIKHA, Nursyamsu Hidayat, ST., MT., Ph.D.

2020 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPIL

Lalu lintas di setiap jalan memiliki perilaku yang berbeda-beda, berdasarkan kondisi prasarana jalan dan aktivitas pada jalan tersebut. Aktivitas lingkungan di sekitar jalan akan mempengaruhi perilaku lalu lintas, seperti pejalan kaki, aktivitas toko di pinggir jalan, hingga tempat pelayanan masyarakat. Aktivitas inilah yang akan berpotensi menyebabkan adanya hambatan samping. Penelitian dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman RSD Mayjend HM Ryacudu Kotabumi. Survei dilakukan untuk mengetahui kondisi geometrik jalan, kondisi lalu lintas dan hambatan samping. Analisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Berdasarkan hasil analisis, Jalan Jenderal Sudirman RSD Mayjend HM Ryacudu Kotabumi tidak memiliki masalah terhadap kapasitas, dimana nilai derajat kejenuhan telah memenuhi ketentuan yaitu DS < 0,75. Kondisi hambatan samping memiliki nilai frekuensi berbobot tertinggi yaitu sebesar 618,3 yang termasuk kedalam kelas hambatan samping tinggi (H). Hambatan samping ini didominasi oleh kelompok kendaraan yang keluar dan masuk pada sisi jalan (EEV). Hasil analisis menunjukkan bahwa kecepatan rata-rata kendaraan ringan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya nilai frekuensi berbobot kejadian dan nilai batas kecepatan minimum yang diperoleh adalah 20,5 km/jam. Derajat kejenuhan mengalami kenaikan seiring dengan bertambahnya nilai frekuensi berbobot kejadian yang menjadi ukuran kelas hambatan samping.

Traffic on road has different performance, based on the condition of road infrastructure and activities on the road. Activities around the road will affecting traffic performance, such as pedestrians, roadside shop activities, until place of community service. This activity will potentially cause side friction. The research was conducted at Jalan Jenderal Sudirman RSD Mayjend HM Ryacudu Kotabumi. The survey was conducted to determine the geometric conditions of the road, traffic conditions and side friction. The analysis uses the Manual Capacity of Indonesian Road (1997). Based on the analysis results, Jalan Jenderal Sudirman RSD Mayjend HM Ryacudu Kotabumi does not have a problem with capacity, where the degree of saturation has met the requirement, spesifically DS < 0,75. The side friction condition has the highest weighted frequency value of 618,3 which belongs to the high side friction class (H). These side friction are dominated by groups of entry and exit vehicle side of the road (EEV). The analysis results show that the average speed of light vehicles has decreased along with the increase in the value of the event-weighted frequency and the value of minimum speed limit obtained is 20,5 km/hour. Degree of saturation increased with the value of the event-weighted frequency which is the standard of the side friction class.

Kata Kunci : Hambatan samping, Derajat kejenuhan, Kecepatan

  1. D3-2020-416954-abstract.pdf  
  2. D3-2020-416954-bibliography.pdf  
  3. D3-2020-416954-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2020-416954-title.pdf