Pengaruh Discharge Planning Dengan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan dan Kesiapan Keluarga Dalam Merawat Pasien Pasca Stroke
FATIH HARIS MAULANA, Dr. dr. Ismail Setyopranoto, Sp.S(K); Uki Noviana, S.Kep., Ns.,M.NSc, Ph.D
2020 | Tesis | MAGISTER KEPERAWATANLatar Belakang : Pendidikan kesehatan dibutuhkan keluarga sebagai caregiver informal pada pasien stroke. Pelaksanaan pendidikan kesehatan melalui discharge planning di rumah sakit pada umumnya menggunakan metode ceramah dan diskusi, bahkan seringkali fasilitas kesehatan tidak tersedia media pembelajaran yang memadai. Media pembelajaran yang efektif dapat menggunakan metode yang mengkombinasikan komponen animasi, audio dan visual. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh discharge planning dengan media audio visual terhadap pengetahuan dan kesiapan keluarga dalam merawat pasien pasca stroke. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experiment dengan pendekatan control group pre-test post-test design pada 46 responden meliputi 23 orang kelompok kontrol dan 23 orang kelompok intervensi. Responden diberikan edukasi tentang perawatan stroke di rumah dengan menggunakan media audio visual. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan kesiapan. Data dianalisis dengan uji wilcoxon test dan uji mann whitney test. Hasil : Hasil analisis menunjukkan ada peningkatan pengetahuan pada kelompok intervensi dengan nilai rata-rata pre-test 16,35 (SD = 1,721) menjadi 19,87 (SD = 0,344) pada saat post-test dan kelompok kontrol 15,61 (SD = 1,076) menjadi 16,56 (SD = 1,674). Ada peningkatan kesiapan pada kelompok intervensi dengan nilai rata-rata pre-test 24,73 (SD = 0,688) menjadi 43,22 (SD = 2,295) pada saat post-test dan kelompok kontrol 24,56 (SD = 0,506) menjadi 27,70 (SD = 2,584). Terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan dan kesiapan keluarga merawat pasien stroke antara kelompok kontrol dan intervensi (p = 0,001). Kesimpulan : Discharge planning dengan media audio visual meningkatkan pengetahuan dan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke.
Background: Health education is needed by families as informal caregivers for stroke patients. The implementation of health education with hospital discharge planning generally uses the lecture and discussion method. In fact, health facilities often do not have adequate learning media. Effective learning media can use combine of animation, audio and visual components. Purpose: The purpose of this study is to prove the effect of discharge planning with audio visual media on knowledge and family preparedness for caring post-stroke patients Methods: This study used quasi experimental design with a control group approach pre-test post-test design on 46 respondents including 23 control groups and 23 intervention groups. Respondents were given education about stroke care at home using audio-visual media. The instrument used was a knowledge and preparedness questionnaire. Data were analyzed by Wilcoxon test and Mann Whitney test. Results: The results of the analysis showed that there was an increase in knowledge in the intervention group with a pre-test mean value of 16.35 (SD = 1.721) to 19.87 (SD = 0.344) at the time of post-test and the control group 15.61 (SD = 1.076) becomes 16.56 (SD = 1.674). There was an increase in readiness in the intervention group with a pre-test average value of 24.73 (SD = 0.688) to 43.22 (SD = 2.295) at the time of the post-test and the control group 24.56 (SD = 0.506) to 27, 70 (SD = 2,584). There was a significant difference in knowledge and family readiness to care for stroke clients between the control and intervention groups (p = 0.001). Conclusion: Discharge planning with audio visual media increases knowledge and family readiness in caring for stroke patients.
Kata Kunci : Discharge planning, audiovisual, stroke, family knowledge, family preparednes