Laporkan Masalah

Analisis Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Penggandaan Dokumen Di Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta

RAMADIAN HIDAYAT, Irwan Taufiq Ritonga, M.Bus., Ph.D., C.A.

2020 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Tujuan - Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis tentang kemungkinan beberapa cara atau alternatif yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penggandaan dokumen di Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode Penelitian - Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara mendalam dengan jenis wawancara semiterstruktur dan dokumen yang berkaitan dengan data penggandaan dokumen. Narasumber dalam penelitian ini sebanyak sembilan orang yang terdiri dari enam aparatur sipil negara di Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan tiga dari dua penyedia mesin fotokopi. Temuan - Kebutuhan penggandaan dokumen di Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dapat dipenuhi melalui pihak ketiga (jasa fotokopi), menyewa mesin fotokopi, dan pengadaan/membeli mesin fotokopi. Struktur biaya alternatiif sewa mesin terdiri dari, sewa mesin per bulan, biaya tambahan per lembar, biaya kertas, dan biaya listrik sedangkan struktur biaya alternatif membeli mesin terdiri dari dari, biaya pengadaan/membeli mesin, biaya kertas, biaya listrik, biaya toner, biaya servis rutin per tahun, dan biaya penyusutan/alokasi penggantian suku cadang. Berdasrkan penghitungan biaya total terhadap kebutuhan penggandaan dokumen maka untuk estimasi kebutuhan penggandaan dokumen dari 1 (satu) sampai dengan 614.000 (enam ratus empat belas ribu) lembar per tahun dapat memilih alternatif pertama, yaitu melalui jasa fotokopi. Jika estimasi kebutuhan penggandaan dokumen lebih dari 614.000 (enam ratus empat belas ribu) lembar per tahun dapat memilih alternatif ketiga, yaitu membeli mesin fotokopi. Instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak disarankan memilih alternatif kedua, yaitu menyewa mesin fotokopi. Orisinalitas -Belanja Penggandaan merupakan salah satu aktivitas belanja dalam rangka penyelenggaraan kepemerintahan. Realisasi belanja penggandaan yang besar disebabkan oleh kebutuhan penggandaan dokumen yang semakin bertambah. Pemerintah Daerah perlu mencari cara atau alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan penggandaan dokumen yang lebih efisien. Penelitian ini berusaha untuk menganalisis tentang kemungkinan beberapa cara atau alternatif yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penggandaan dokumen dengan menggunakan teori biaya diferensial.

Objective -This study aims to analyze the possibility of several alternatives that can be taken to meet the need for document duplication in the Yogyakarta Special Region Government. Research Method - This research employs a qualitative approach. Data collection was carried out by means of in-depth interviews using semi-structured interviews and documents related to document duplication data. The resource persons in this study were nine people consisting of six civil servants in the Yogyakarta Special Region Government and three from two photocopy service providers. Findings - The need for document duplication in the Yogyakarta Special Region Government can be fulfilled through third parties (photocopy services), renting photocopiers, and procuring / buying photocopiers. The alternative cost structure for machine rental consists of, machine rental per month, additional costs per sheet, paper costs, and electricity costs while the alternative cost structure for buying a machine consists of procurement cost, paper costs, electricity costs, toner costs, annual routine service costs, and depreciation / spare part replacement costs. Based on the document duplication total cost calculation, if the estimated need for document duplication is between 1 (one) to 614,000 (six hundred and fourteen thousand) sheets annually, the first alternative can be taken, that is, using photocopy services. If the estimated need for document duplication is more than 614,000 (six hundred and fourteen thousand) sheets annually, the third alternative can be chosen, that is, buying a photocopy machine. Regional agencies or organizations (OPD) are not advised to choose the second alternative, namely renting a photocopier. Originality - Document Duplication Expenditures is one of the spending activities in governance. The large realization of duplication spending is due to the increasing need for document duplication. Local governments need to find alternatives to meet the need for a more efficient document duplication. This study seeks to analyze the possibility of alternatives that can be taken to meet the needs for document duplication by using differential cost theory.

Kata Kunci : kebutuhan penggandaan dokumen, belanja penggandaan dan biaya diferensial. / document duplication needs, duplication expenditures, differential cost theory.

  1. S2-2020-406919-abstract.pdf  
  2. S2-2020-406919-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-406919-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-406919-title.pdf