Perlindungan Hukum terhadap Konsumen dalam Hal Terjadinya Wanprestasi pada Perjanjian Jasa Titip Souvenir K-Pop
NURMA SALSABILA, Dr. RA. Antari Innaka T., S.H., M.Hum.
2020 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian dalam penulisan hukum ini secara objektif bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk perlindungan hukum yang diperoleh konsumen dalam hal terjadinya wanprestasi perjanjian jasa titip souvenir K-Pop dan juga untuk mengetahui dan menganalisis penyelesaian wanprestasi yang dilakukan oleh penyedia jasa ttip dalam perjanjian jasa titip souvenir K-Pop. Penelitian hukum ini memiliki metode pendekatan yuridis empiris dengan sifat deskriptif analitis. Data didapatkan melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Data yang didapatkan melalui penelitian kepustakaan merupakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier, sedangkan data yang didapat melalui penelitian lapangan berupa data primer yang dihasilkan dari wawancara terhadap responden dengan pedoman wawancara yang telah dibuat. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh dua kesimpulan dari penulisan hukum ini. Pertama, secara hukum konsumen dilindungi oleh Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Selain itu, konsumen juga dilindungi oleh formulir pemesanan yang menjadi kesepakatan antara kedua belah pihak. Kedua, penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian jasa titip K-Pop pada penyedia jasa titip yang diteliti semuanya menggunakan jalur penyelesaian non litigasi atau di luar pengadilan secara musyawarah dengan negosiasi.
This legal research objectively aimed for knowing and analyzing the form of legal protection that consumers gets in the occurrence of breach of contract on K-Pop souvenirs purchase agreement and for knowing and analyzing the settlement of those problems. The method of approach used in this legal research is a juridical-empirical approaching method with descriptive-analytical nature. The data obtained through library research and field research and then being analyzed with qualitative descriptive methods. The results of library research is secondary data consist of primary, secondary, and tertiary legal materials while the results of the data obtained by field research is primary data as the results of interview with respondents using the interview guidelines that have been made. By the results of this legal research, we can concludes two conclusions. First, consumers are being protected legally by Indonesian Civil Code and Act Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. Besides, consumers are also protected by the form that they made as an agreement between both parties. Second, the settlement of the breach of contract on K-Pop souvenirs purchase service agreement in researched purchase service stores are settled by Alternative Dispute Resolution known as non-litigation method, resolving legal matters outside the court with discussion and negotiation.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Perlindungan Konsumen, Penyelesaian Wanprestasi, Perjanjian Jasa Titip